SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) dan banjir di musim penghujan, warga Kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) gotong royong membersihkan saluran irigasi, Minggu (13/12).
Ketua PSM Febri Chrysandi mengatakan, bahwa masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. Pasalnya, di saluran air atau drainase masih banyak sampah-sampah rumah tangga yang berserakan, sehingga menyumbat jalannya air.
Kata Febri, ketika adanya penyumbatan saluran air oleh sampah, akan sangat rawan terjadinya banjir ketika musim penghujan turun. Selain itu, juga banyak penyakit berbahaya lainnya jika lingkungan tidak dibersihkan.
“Sasaran kegiatan kerja bakti kami kali ini, adalah Pembersihan Saluran irigasi Sepanjang 1 Km di Wilayah Kampung Sepatan Dukuh RW 01 Kelurahan Sepatan. Tujuannya untuk mencegah banjir, adanya penyakit, dan memberikan contoh kepada masyarakat, agar menjaga kebersihan lingkungan,” kata Febri kepada Satelit News, Minggu (13/12).
Menurut Febri, seharusnya setiap satu minggu sekali, lingkungan itu harus dibersihkan. Karena ketika lingkungannya bersih, dipastikan warganya pun akan sehat. Pasalnya, titik awal banyaknya virus atau penyakit, dikarenakan lingkungan yang kurang bersih.
“ Apalagi musim penghujan seperti ini, bibit-bibit penyakit sangat banyak. Kami juga berharap, kami bisa melakukan hal ini juga di kecamatan lainnya,” jelasnya.
Baca Juga: DLH Lebak Bidik Pengolahan Sampah Berbasis Kawasan di Citorek
Sementara itu, Lurah Sepatan, Kecamatan Sepatan, Akhmad Khudori menambahkan, bahwa menjaga lingkungan agar tetap bersih sangat penting. Maka dari itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air. Dia juga mengatakan, bahwa sudah membuat jadwal bersih-bersih lingkungan bersama warga.
“Sebenarnya sudah dijadwalkan, bahwa setiap akhir pekan kita bersih-bersih. Kita juga sudah sering mengimbau agar warga tidak lagi membuang sampah ke saluran air,” katanya.
Muhammad Wahdi, warga Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan mengatakan, bahwa dia merasa senang dengan adanya kegiatan bersih-bersih. Selain membersihkan lingkungan, juga mempererat persaudaraan sesama masyarakat. Dia juga berharap agar disediakan tempat pembuangan sampah di pinggir jalan, agar warga tidak membuang sampah sembarangan.
“Memang masih ada beberapa warga yang bandel. Tetapi, untuk mencegah hal itu, seharusnya disediakan tempat sampah, di setiap rumah atau beberapa rumah,” harapnya. (alfian/aditya)
























