SATELITNEWS.ID, SERPONG— Razia kendaraan bermotor gencar dilakukan Satlantas Polres Tangerang Selatan. Selama dua pekan gelar operasi, tak kurang dari 2.150 kendaraan baik roda dua dan empat dikenakan tilang.
Kepala Urusan Bidang Operasional Satlantas Polres Tangsel Iptu Suprayitno mengatakan, razia yang digelar selama dua pekan terkhir tepatnya sejak awal februari lalu bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran lalu lintas.
“Sasaran kami pelanggaran laku lintas agar masyarakat lebih tertib lagi. Total sementara saat ini sudah ada 2.150, kami lakukan tilang,” kata Suprayitno usai razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Rabu (12/2/2020).
Puluhan ribu kendaraan yang ditilang didominasi pengendara sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan helm, kaca spion, hingga surat izin mengemudi (SIM). “Didominasi roda dua. Untuk pelanggarannya kelengkapan helm kemudian spion dan SIM. Tetapi ada kendaraan yang kami sita juga,” ungkapnya.
Operasi dalam penegakan lalu lintas akan dilakukan setiap hari di wilayah Tangerang Selatan demi meminimalisir pengendara yang melanggar. “Razia kita akan lakukan setiap hari kami akan lakukam di tempat berbeda. Dan untuk mencegah terjadi kejahatan di wilayah Tangsel,” terangnya.
Sementara, kendaraan pedagang tahu bulat juga tak luput dari saksi petugas. Kendaraannya ditilang petugas di Jalan Letnan Sutopo, Serpong
Baca Juga: Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu
Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, Yoga, sang sopir, sibuk menelepon bosnya melaporkan telah ditilang saat tengah berkeliling. Sementara, temannya di belakang tengah duduk termangu.
Tahu bulat yang baru diceburkan ke dalam penggorengan penuh minyak belum sempat matang. Api kompor terpaksa dimatikan, karena mereka berhenti cukup lama.
Yoga ditilang karena tidak memakai helm dan tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK). “Enggak pakai helm, surat-surat di bos lah,” ujar Yoga tertawa.
Ia mengatakan baru saja keluar berjualan dari Ciater, Serpong. “Dari arah Ciater, lurus arah sini, diberhentiin,” aku dia.
Selain penjual tahu bulat, puluhan pengendara roda empat dan roda dua lainnya ikut terjaring razia petang itu. (jarkasih)
























