SATELITNEWS.ID, SERPONG–Tren penyebaran wabah Covid-19 di Kota Tangsel stabil tinggi. Koordinator Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel, Suhara Manullang, meminta masyarakat untuk mewaspadai virus tersebut.
Menurutnya, tren peningkatan penyebaran virus berbahaya tersebut terjadi sejak memasuki bulan November 2020. “Masih stabil tinggi, rata-rata yang dirujuk masih 10, tapi kadang-kadang turun, entar naik lagi di atas 10. Itu dari bulan November (2020) sampai hari ini,” ujar Suhara.
RLC Kota Tangsel kembali memulangkan orang yang telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona. Pihaknya memulangkan belasan penyintas Covid-19, akhir pekan lalu. “Hari ini kita memulangkan 17 orang yang dinyatakan sembuh,” kata Suhara.
Dari 17 penyintas Covid-19 yang dipulangkan, masih didominasi klaster keluarga dan perkantoran. Sebab dari 17 orang yang dirujuk ke RLC Kota Tangsel merupakan hasil penelusuran sejumlah lembaga terkait penularan infeksi Covid-19.
“Masih sama keluarga, pekerja kantoran kebanyakannya operasi tangkap tangan (OTT),” jelasnya.
Seperti diberitakan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan Bambang Dwitoro meninggal dunia pada Sabtu (12/12/2020) setelah dinyatakan positif Covid-19. Bambang dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Gelar OTT di MA, KPK Amankan Uang Asing
Selain Bambang, salah satu pegawai Kesbangpol Tangsel, Tubagus Suradi, juga menghembuskan nafas terakhir di Omni Hospital Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara, diduga akibat Covid-19. Aalmarhum sempat menyatakan bebas dari Covid-19. Waktu awal masuk Omni di tes Swab hasilnya negatif. Kemudian Suradi merasa sesak nafas dan oleh tim medis difasilitasi alat ventilator. Namun pada pukul 03.40, Suradi dinyatakan meninggal dunia. (jarkasih)
























