SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pengprov Pergatsi Banten menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gateball Provinsi Banten akhir pekan lalu. Kota Tangerang Selatan keluar sebagai juara. Kejurda tersebut merupakan ajang untuk menjaring atlet berprestasi yang akan dipersiapkan demi menghadapi kejuaraan nasional 2021.
Kejuaraan yang digelar di Komplek Taman Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mempertandingkan 1 kategori pertandingan yakni triple bebas. Pertandingan diikuti 31 atlet asal 7 Pengcab Pergatsi yakni Kota Tangsel, Kota Tangerang, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Tangerang.
Ketua umum Pengprov Pergatsi Banten M. Hanan Rahmadi menjelaskan pihaknya hanya mempertandingkan 1 kategori lomba lantaran pihaknya memenuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.
“Pesertanya sengaja kita batasi agar tidak terjadi kerumunan. Untuk prokes kita menerapkan 3 M Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak, saat pertandingan kita juga menyediakan masker, dan hand sanitizer,” terang Hanan.
Lebih jauh Hanan mengungkapkan Kejurda yang juga dihadiri oleh Sekjen PB Pergatsi Puja Samedhi tersebut sebagai ajang pembinaan buat atlet yang selama ini tetap berlatih. Pada Kejurda atlet dapat mengasah kemampuan teknik, taktik, fisik dan mental bertanding.
Hanan juga berpesan kepada Pengcab se-Banten untuk tetap konsisten melakukan pembinaan kepada para patriot olahraga gateball. Sebab tahun depan ada beberapa kegiatan yang akan diikuti oleh atlet Banten baik di level provinsi maupun nasional.
“Tahun depan kita akan mengikuti Kejurnas Gateball dan open turnamen gateball se-Indonesia, jadi Kejurda ini sekalian persiapan sekaligus mencari bibit atlet muda. Juga ada Kejurda yang rencananya akan dilaksanakan antara bulan Februari hingga Juni, ini juga bagian ajang seleksi pemain untuk dimainkan saat kejurnas,” tegas Hanan.
Oleh karena itu Hanan juga mengingatkan Pengcab Pergatsi di Banten untuk bisa rutin menggelar latihan. “Meski masih dalam situasi Covid-19, saya minta atlet tetap rutin berlatih. Dengan disiplin berlatih, kemampuan akan terus berkembang, tapi tetap jalankan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19,” ucap dia.
Pada Kejurda kali ini tampil sebagai juara umum adalah Kota Tangsel. Tim tuan rumah diikuti Kota Tangerang yang keluar sebagai juara kedua serta Kabupaten Lebak yang meraih juara ketiga. Para pemenang pada kejuaraan kali ini selain membawa pulang trofi juga mendapatkan uang pembinaan.
Mengomentari prestasi juara umum, Ketua Pengkot Pergatsi Kota Tangsel Dudung E Diredja mengaku bangga atas prestasi yang diukir atlet binaannya. Dirinya berharap gelar juara umum ini dapat memotivasi anak-anak didiknya agar bisa lebih baik dimasa depan.
“Kami senang, ini jadi modal buat atlet agar tambah semangat berlatih, dan meraih prestasi di ajang yang lebih tinggi,” kata Dudung.
Perwakilan pengurus KONI Banten, Aher, mengapresiasi diadakannya Kejurda Gateball, karena dapat meningkatkan jam terbang atlet. “Kejurda menambah pengalaman bertanding atlet. Kedepan kejurda tidak dimainkan di akhir tahun, seharusnya kejurda itu dimainkan sebelum kejurnas,” jelas Aher. (jpg/gatot)