SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, akan mencoba menjajaki kerjasama kredit traktor dengan pabrikan. Hal itu dilakukan, untuk membantu petani lantaran masih banyak yang belum memiliki alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya traktor.
Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Duhana mengatakan, ada beberapa pabrikan yang diharapkan bisa dijajaki seperti kobota. Menurutnya, selama ini pabrikan tersebut banyak menjual ke pemerintah, sehingga pembelinya ribuan dengan pembayaran cash.
Namun demikian kata dia, untuk saat ini keinginan tersebut baru sebatas obrolan saja. Untuk merealisasikannya pihaknya berharap bisa berkunjung ke pabrikan. “Di sini nggak ada pabrikannya. Banyaknya di Jogja dan Jatim (Jawa Timur), kalau di sini hanya pusat penjualan saja,” kata Zaldi, akhir pekan kemarin.
Diakuinya, dari sekitar 2 ribu kelompok tani, yang sudah memperoleh bantuan alsintan baru sekitar 30 persen. Sehingga masih banyak yang membutuhkan. “Kalau ke lapangan, permintaan paling traktor dan pompa,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap dari pihak pabrikan bisa ada kerjasama untuk mengreditkan traktor. Sehingga para petani tidak hanya mengandalkan bantuan saja, namun pabrikan bisa menyediakan kredit traktor untuk petani.
“Tapi kerjasamanya pabrikan dengan bank, petani tinggal cicil, saya kira bisa kalau cicil karena petani mampu,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, kebutuhan petani selain traktor juga pompa. Saat ini total petani di Kabupaten Serang mencapai 50 ribu orang, sedangkan yang bisa menggunakan alsintan masih dibawah 10 ribu. “Yang sudah rusak juga banyak. Makanya perlu manajemen penggunaan alsintan, agar bisa diputar harus musyawarah berapa kelompok atau desa,” imbuhnya. (sidik/mardiana)