SATELITNEWS.ID, PERIUK—Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang kembali menemukan sebuah situs purbakala. Sebuah makam purbakala yang diprediksi berusia ratusan tahun dan berasal dari sebuah kerajaan ditemukan di Pemakaman Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk.
Kepala Disbupar Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar mengatakan, penemuan ini menandakan bahwa Kota Tangerang diduga memiliki garis keturunan dari sejumlah kerajaan. Seperti Majapahit, Padjajaran dan Banten. “Artinya Kota Tangerang ini ada garis dengan kerajaan lama, itu baik di Majapahit kemudian Pajajaran maupun Banten gitu,” ujarnya, Senin, (28/12).
Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya untuk melestarikan cagar budaya ini dengan bersinergi dan menggandeng sejumlah pihak terkait. Lantaran, ini dapat menjadi potensi wisata budaya dan sejarah di Kota Tangerang.
“Ini potensi menjadi bagian pengembangan situs yang ada di kerajaan baik Majapahit, Mataram dan lainnya ini buktinya kan tanpa disengaja kan penemuannya kan,” kata Ubed sapaan Ubaidilah.
Kendati demikian, diakui Ubed dirinya belum dapat memastikan makam tersebut merupakan peninggalan dari sebuah kerajaan. Hal ini kata dia akan dapat dijawab setelah pihaknya melakukan penelitian lebih lanjut.
“Ini merupakan kekayaan sejarah yang harus di seirusin oleh pemerintah. Dengan adanya penemuan ini pasti kita akan melakukan upaya bagaimana lokasi tersebut akan diupayakan kelestariannya,” katanya.
Baca Juga: 70 Tenaga Pariwisata Kota Tangerang Ikuti Sertifikasi Kompetensi
Namun, mantan Camat Neglasari ini mengaku mengalami kendala untuk meneliti situs ini. “Tapi kalau untuk penelitian kan ini memerlukan dana yang besar,” imbuhnya.
Ke depan, pihaknya akan fokus melestarikan dan mancari situs budaya lainnya karena penemuan ini bukan pertama kali terjadi di Kota Tangerang. Sebelumnya, Disbupar Kota Tangerang telah menemukan sejumlah situs sejarah lainnya.
“Kita akan coba upayakan menggandeng bebeapa komunitas kepurbakalaan. Harapan nya situs kepurbakalaan ini untuk wisata sejarah pendidikan. Ini akan kita coba mengupayakan. Kota Tangerang ini sarat akan sejarah,” jelasnya. Saat ini situs makam tersebut telah digarisi untuk mencegah pengerusakan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. (irfan/made)
























