SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang mencatat, dari total 77 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), ada sebanyak 5.301 KPM yang melakukan graduasi mandiri PKH.
Walau sudah mencapai 5 ribuan, Dinsos tetap meminta kepada KPM PKH agar melakukan graduasi mandiri. Dikarenakan masih banyak warga Pandeglang yang ekonominya menegah ke bawah, antre untuk mendapatkan program tersebut.
Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah mengatakan, untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Pandeglang, Pemda Pandeglang telah membuat gebrakan baru selama tahun 2020 yakni Program Graduasi Mandiri PKH.
“Ada tugas khusus dari Pemda Pandeglang agar melakukan graduasi mandiri. Graduasi mandiri itu dijadikan prioritas program mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Pandeglang,” kata Nuriah, Minggu (3/1).
Bahkan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap program graduasi mandiri PKH tersebut, sehingga tercatat dari jumlah total sekitar 77 ribu KPM penerima PKH, ada sebanyak 5.301 KPM yang sudah graduasi mandiri.
“Kami sudah melakukan evaluasi dari total 77 ribu KPM yang mendapatkan program PKH, ada sebanyak 5.301 KPM yang sudah graduasi mandiri PKH,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemprov Banten Evaluasi Program Sekolah Gratis, DTSEN Akan Jadi Acuan Penerima
Nuriah menjelaskan, yang graduasi mandiri itu, jika selama 5 tahun menerima PKH ada perubahan secara ekonominya yakni sudah sejahtera, mandiri dan bagus. Maka dari itulah, dia meminta agar KPM PKH yang sudah merasa demikian, agar segera mengajukan graduasi mandiri PKH kepada para pendamping PKH yang ada di wilayah masing-masing. Sebab sambungnya, masih banyak warga lainnya yang ekonominya menengah ke bawah antre agar mendapatkan program tersebut.
“Kalau sudah 5 tahun, sudah sejahtera, mandiri, secara ekonominya sudah bagus dan mapan, tolong segera hubungi para pendamping PKH untuk melakukan graduasi mandiri,” pintanya.
Hal itu menurutnya, sangat membantu Pemda Pandeglang. Apalagi saat ini warga tidak mampu di Pandeglang yang sedang dilanda Covid-19, ekonominya sangat terganggu. Serta tidak sedikit warga miskin yang belum mendapatkan bantuan, sehingga saat ini masih antre agar mendapatkan PKH.
“Mudah-mudahan yang graduasi terus mengalir, karena masih banyak yang mesti kita sejahterakan. Kami juga memberikan penghargaan kepada KPM yang melakukan graduasi mandiri,” tandasnya.
Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang, Dodi Setiawan mengaku sangat mendukung langkah Pemda Pandeglang melalui Dinsos, yang telah menggalakan program graduasi mandiri PKH.
“Ini langkah konkrit yang mesti kita dukung bersama-sama. Karena dengan begitu adanya pemerataan bantuan, sehingga kemiskinan di Pandeglang dapat terhentaskan. Maka dari itulah saya sangat apresiasi sekali,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























