SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema ‘Konservasi Air/Menabung Air Saat Musim Kemarau dan Penanggulangan Sumber Daya Air Saat Musim Hujan’. Kegiatan yang digelar selama dua hari mulai 30-31 Desember 2020 ini dilakukan di Asrama Alpha sampai Hotel Curug I Tangerang.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Direktur 2 PPI Curug A Nugroho Budi S.Pd, S.SiT, MT, Ketua PPM Lina Rosmayanti SE, MSi, Kanit Asrama Siti Khotimah S.IP, MA, Team Pelaksanaan PKM Hendro Widiarto,SSiT, SPd, MM (ketua), Taryana, S.SiT, MM, Yayuk Suprihartini, S.SiT, MA, Pribadi Asih, S.IP, MM, serta para peserta penyuluhan dari petugas kebersihan asrama Curug 1.
Ketua tim pelaksana Hendro Widiarto mengatakan, digelarnya kegiatan ini dalam rangka memberikan wawasan kepada pihak sekolah untuk membangun hunian yang ramah lingkungan.
“Selain itu juga untuk menyadarkan masyarakat bahwa air menjadi urusan atau tanggungjawab setiap orang dan perbaikan manajemen pengelolaan sumber daya air,” jelas Hendro dalam rilis yang diterima Satelit News, kemarin.
Dikatakan pria yang juga salah satu dosen PPI Curug ini, metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan sumur resapan, saluran biopori dan tandon air. “Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah taruna penghuni asrama sadar dan memahami akan pentingnya pengelolaan sumber daya air, baik di saat musim kemarau maupun musim hujan dan mampu mempraktekkan cara pembuatan saluran drainase dan tandon air,” paparnya.
Menurut Hendro, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyuluhan dan diskusi, yakni penghuni barak (asrama) bersama-sama diberi penyuluhan tentang materi solusi alternatif meminimalkan kekurangan air dan dampak banjir dengan pembuatan sumur resapan (lubang serapan biopori) dan hunian yang berwawasan lingkungan. “Teknologi yang ditawarkan sangat sederhana, tepat guna, mudah diterapkan, dan harganya sangat terjangkau, tetapi dampaknya luar biasa untuk menyelamatkan lingkungan khususnya menjaga kebersihan lingkungan, menjaga ketersediaan air tanah dan meminimalkan dampak banjir,” ujarnya.
Baca Juga: Turap 500 Meter Dibangun di Kali Ledug untuk Kurangi Dampak Banjir
Setelah itu, juga dilakukan praktek lapangan dengan pelatihan mengenai pembuatan biopori. “Dan di akhir pelaksanaan dilakukan evaluasi terhadap hasil kegiatan,” ujarnya.
Hasil pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini, menurut Hendro, yang awalnya penghuni Asrama Curug I kurang memahami tentang pentingnya hunian berwawasan lingkungan terkait pemanfaatan sumber daya air, namun setelah pelaksanaan program penyuluhan/pelatihan pemanfaatan sumber daya air, penghuni Asrama Curug I mulai sadar akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang ada dan ada upaya menerapkan sumur resapan dan serta tandon air. (rls/dm)























