SATELITNEWS.ID, TANGSEL–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengklaim titik banjir di Kota Tangsel sudah jauh berkurang. Dari sebelumnya terdapat 33 titik besar banjir, kini tersisa 11 titik.
Kepala DPU Kota Tangsel, Aries Kurniawan menjelaskan, bahwa titik banjir berkurang dikarenakan adanya titik drainase yang diperbanyak. Selain itu, beberapa tandon sebagai lokasi penampungan air juga dibangun.
“Itu 11 titik akan dilakukan pembenahan. Bersamaan dengan genangan-genangan yang ada,” kata Aries saat dimintai keterangan.
Dia menambahkan, bahwa titik genangan masih ada di Kota Tangsel. Perbedaannya dengan titik banjir adalah, titik genangan biasanya terjadi dengan tinggi air yang rendah. Kemudian lebih mudah surut dibandingkan dengan banjir.
“Meskipun cepat surut kita akan tetap berupaya untuk mengatasinya,” kata Aries.
Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Tangsel, Budi Rahmat menjelaskan, untuk mengatasi genangan di dalam perumahan, maka Dinas PU akan berkerjasama dengan pihak pengembang agar bisa menyalurkan air ke luar perumahan atau sebaliknya. Karena diketahui bahwa beberapa pengembang memiliki tandon yang saat ini belum dinormalisasi.
Baca Juga: Akademisi Soroti Persoalan Persampahan Hingga Drainase di Kota Tangerang
“Karena itu rencana tahun ini adalah menormalisasi kepemilikan tandon-tandon yang saat ini masih menjadi milik pengembang,” kata dia.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Kota Tangsel, Mahyudin menyatakan, persoalan yang kerap terjadi setiap hujan besar adalah genangan di sejumlah daerah. Mayoritas terjadi di kawasan perumahan.
’’Terkait penanganan banjir, sementara kami punya data. Kalau dulu, per blok 33. Sekarang kami data per titik. Jadi, bukan blok lagi, tapi titik. Di situ, banjir saat hujan besar. Sekarang genangan,’’ ungkapnya kemarin.
Dia menjelaskan, genangan tersebut mencapai mata kaki orang dewasa. Setelah dicek, pihaknya menemukan saluran-saluran air antara perumahan dan lingkungan belum tersambung. Hal tersebut, kata dia, masih menjadi pekerjaan umum (PR) bagi dinasnya.
’’Kami akan kerjakan. Masih ada yang belum terkoneksi dengan genangan-genangan,’’ ujarnya. (irm/bnn/gatot)



















