SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Sebanyak enam kobong (kamar santri) Pondok Pesantren Az-Zahra, milik Ustaz Badru Hawasi di Kampung Cilangkap, Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, Rabu, (06/01) sekitar pukul 08.00 WIB ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut membuat pemilik ponpes menderita kerugian puluhan juta rupiah.
Kebakaran yang terjadi di pagi hari tersebut membuat suasana panik. Sebab, api yang terus menjalar ditambah lagi banyaknya material bangunan yang mudah terbakar membuat api terus membesar. Alhasil, kitab-kitab, pakaian hingga motor satu unit motor milik santri hangus tak tersisa.
“Betul terjadi kebakaran di Ponpes Az-Zahra, alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama, kemarin.
Setelah mendapat laporan adanya kebakaran tersebut, relawan BPBD langsung ke lokasi sekaligus membawa bantuan kedaruratan sekaligus untuk mendata pasca kejadian tersebut. “Untuk bantuan kita sudah salurkan, semoga bantuan yang kita berikan bisa meringankan beban para santri dan pemilik ponpes,” ujarnya.
Korlap Damkar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak, Ade Apriyadi mengatakan, sekira pukul 07.50 WIB petugas Damkar mendapat informasi telah terjadi kebakaran di Ponpes Az Zahra.
“Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung memadamkan api dengan dibantu oleh warga. Sehingga api tidak menjalar ke bangunan lainnya. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” katanya. (mulyana/made)
Baca Juga: Karhutla Tembus 107 Ribu Ha, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan

















