SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Ada-ada saja ulah AS. Pria berusia 32 tahun itu nekat mencuri 28 kitab Alquran yang tersimpan di masjid lantaran terdesak kebutuhan hidup. Aksi lelaki pengangguran itu terhenti setelah kepergok pengurus masjid di kawasan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa, (5/1) sekira pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana mengatakan AS ditangkap setelah pengurus masjid melaporkan aksi pria tersebut ke kepolisian. “Kami mendapat info dari pengurus masjid bahwa ada pelaku yang diamankan di masjid karena telah melakukan pencurian Alquran. Personel kami mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) kemudian kami mengamankan pelakunya satu orang inisial AS,” ujar Kompol Wisnu di Mapolsek Ciledug, Rabu, (6/1).
Dari penangkapan ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sebuah tas yang digunakan tersangka untuk menyimpan Alquran curian. Kemudian, 7 kitab Alquran hasil dari curiannya saat dipergoki.
“Informasi dari DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) tempat tersebut pernah kehilangan beberapa kali. Jadi pada saat melakukan pencurian, akhirnya berhasil diketahui. Pelakunya ini kisaran antara setelah salat duhur. Saat masjid dalam keadaan sepi,” jelas Wisnu.
Dari pengakuan AS, dirinya memang telah kerap kali mencuri Alquran di Masjid tersebut. Total ada 28 Alquran yang dia curi.
“Sudah 4 kali melancarkan aksi dengan total kurang lebih ada 28 Alquran. Kemudian Alquran ini dijual oleh pelaku sekitaran harga 30.000-50.000,” jelas Wisnu.
Baca Juga: Musim Kemarau DSDABMBK Tangsel Kebut Normalisasi Sungai
Wisnu mengatakan, AS terpaksa mencuri Alquran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sebelumnya, tersangka bekerja sebagai sebagai buruh konveksi di Jakarta Barat namun di-PHK lantaran terdampak Pandemi Covid-19.
“Si pelaku awalnya adalah pekerja konveksi. Karena situasi pandemi, konveksi berhenti. Jadi dia tanpa pekerjaan dari bulan November kemarin sampai sekarang,” kata Wisnu.
Saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini. “Karena sudah beberapa kali kaejadian di masjid daerah Kreo Selatan, pengurus masjid sudah melakukan pengintaian untuk antisipasi,” kata Wisnu. (irfan/gatot)
























