Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Dinilai Pontensi Besar, Warga Pandeglang Budidayakan Maggot

Oleh Fajar Aditya
Jumat, 8 Jan 2021 09:07 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Pandeglang
Dinilai Pontensi Besar, Warga Pandeglang Budidayakan Maggot

MENINJAU: Kepala Diskan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna sedang meninjau budidaya maggot di Desa Kaduronyok, Kecamatan Cisata, Kamis (7/1). (NIPAL/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Budidaya maggot atau larva mulai dilakukan warga Desa Kaduronyok, Kecamatan Cisata. Budidaya ini dinilai jarang dilakukan oleh masyarakat maupun kelompok tertentu di Kabupaten Pandeglang.

Pelaku budidaya, Muhamad Suherman mengatakan, maggot merupakan binatang sejenis larva yang dihasilkan dari fermentasi beberapa bahan limbah padi atau sekam, yang dicampur dengan bahan lainnya, seperti minuman yakul, roiko (bumbu masak) dan bahan lainnya.

Suherman menjelaskan, maggot atau larva itu diperuntukan bagi pakan hewan ternak dan budidaya ikan air tawar. Bahkan katanya, maggot itu bisa mendorong percepatan pertumbuhan ikan dan hewan ternak seperti ayam.

“Untuk menghasilkan maggot dari bahan baku yang diolah, pengelola hanya membutuhkan waktu selama tiga pekan, mulai dari fermentasi hingga panen. Dari satu kilo bahan baku yang diolah, itu bisa menghasilkan satu kilo gram maggot,” kata Suherman, Kamis (7/1).

Suherman mengungkapkan, harga maggot basah mencapai Rp8 ribu/ Kg dan maggot yang sudah dikeringkan bisa mencapai Rp80 ribu sampai Rp100 ribu/Kg.

Mulanya, dia hanya coba-coba dan iseng melakukan fermentasi berbagai bahan baku untuk menghasilkan maggot. Bahkan uji coba yang dilakukannya itu hanya menyediakan sebanyak 20 Kg sekam yang dicampur dengan dua botol minuman yakul, dua sachset bumbu masak, 1/4 gula pasir dan satu liter air hangat.

BeritaTerbaru

Salahsatu pengantar jamaah haji, yang tidak kuasa menahan tangis saat saudaranya berangkat menunaikan rukun Islam ke lima, di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (14/5/2026) malam. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tangis Haru Pecah di Pendopo Lebak Saat Ratusan Calon Haji Dilepas ke Tanah Suci

Jumat, 15 Mei 2026 09:25 WIB
Beri Penghargaan Wajib Pajak, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian

Beri Penghargaan Wajib Pajak, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian

Kamis, 14 Mei 2026 15:42 WIB
IMG-20260514-WA0022

Polsek Cikeusal Amankan Miras dari Warung dan Kios

Kamis, 14 Mei 2026 13:22 WIB
Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB

“Setelah itu difermentasi selama tiga hari, kemudian setelah dapat tiga hari ditabur ke dalam bak atau tempat yang lebih besar. Setelah dapat beberapa hari keluarlah maggot,” jelasnya.

Namun lanjut dia, dari bahan baku yang sudah diolah untuk menghasilkan maggot, harus dibuahi oleh BSF (black soldier fly) binatang sejenis lalat. Karena jika tidak dibuahi oleh BSF itu tidak bakal jadi maggot.

Setelah timbul maggot lanjutnya, bahan yang sudah diolah itu juga dicapur lagi dengan limbah sayuran, supaya pertumbuhan maggotnya lebih bagus lagi.

“Mulanya kami coba-coba, ternyata memang menghasilkan. Makanya sekarang bikin tempat yang agak besar, supaya bisa mengolah bahan yang lebih banyak lagi,” tambahnya.

Saat ditanya apakah dalam budidaya maggot itu terdapat kendala. Ia mengaku, kendalanya hanya musim penghujan dan semut. Namun kalau kendala semut bisa diantisipasi dengan kapur ajaib.

Suherman juga mengaku, untuk kelancaran produksi dalam budidaya maggot tersebut, pihaknya masih mengalami keterbatasan, seperti belum adanya alat pengering dan tempat yang memadai.

“Alat pengering memang sangat kami butuhkan. Selain itu juga tempat pengolahan masih ala kadarnya,” pungkasnya.

Saat meninjau lokasi budidaya maggot, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengaku, sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan budidaya maggot yang dilakukan oleh warga tersebut. Bahkan kata dia, sesuai yang diketahuinya selama ini, pembudidaya maggot itu baru ada dua di Pandeglang, yakni di Cisata dan Cimanuk.

“Stelah mendapatkan informasi bahwa di Kadiluronyok ini ada budidaya maggot, terketuk hati saya untuk melihat langsung kegiatan itu. Ternyata ini sangat bagus, karena maggot itu untuk dijadikan bahan makanan ikan dan hewan ternak,” katanya.

Pihaknya juga menyarankan kepada pengelola agar dibuat kelompok budidayanya, karena dia akan coba mendorong untuk bisa mendapatkan bantuan yang menjadi kebutuhan pengelola dan juga akan dibantu pemasarannya.

“Kegiatan ini (budidaya maggot) memang tidak membutuhkan biaya mahal, tapi penghasilannya cukup menjanjikan. Makanya saya sangat mendukung ada warga yang memiliki kreativitas budidaya maggot ini,” tandasnya. (nipal/aditya)

Tags: bahan bakubudidaya maggotkreatifitas
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru
Banten Region

FP SPS IKBA Kabupaten Serang Beri Pelatihan Kesehatan Mental Bagi Guru

Kamis, 14 Mei 2026 12:02 WIB
Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan
Banten Region

Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Kamis, 14 Mei 2026 11:33 WIB
Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme
Banten Region

Lantik Pengurus BKPRMI Banten, Andra Soni Tekankan Masjid Sebagai Laboratorium Nasionalisme

Kamis, 14 Mei 2026 11:29 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI
Banten Region

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten
Banten Region

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
IMG_20260513_192234
Banten Region

Gubernur Banten Ajak Warga Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Rabu, 13 Mei 2026 19:25 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260510_071910

Banten Luncurkan Sekolah Aman dan Nyaman, Talenta Siswa Disiapkan Mendunia

Minggu, 10 Mei 2026 07:25 WIB
Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Sekda Lebak Beberkan Kendala Naiknya Gaji PPPK Paruh Waktu

Selasa, 12 Mei 2026 18:29 WIB
Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Ingin Kuliah Gratis, 1.458 Pemuda Tangerang Berebut Beasiswa Tangerang Gemilang

Selasa, 12 Mei 2026 19:30 WIB
Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Tangan Diikat, 275 Napi Lapas Pemuda Tangerang Dipindahkan

Selasa, 12 Mei 2026 19:42 WIB
IMG_20260511_074400

DPRD Kota Tangerang Tekankan Peran Orang Tua dalam Pembinaan Atlet Pelajar

Senin, 11 Mei 2026 07:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.