SATELITNEWS.ID, TANGSEL–Kota Tangsel memang gudangnya ragam produk yang diolah oleh tangan-tangan terampil. Dari olahan itu kemudian menghasilkan berbagai kreasi buah tangan.
Seperti ada di Galeri Geulis, Pamulang yang memproduksi tas, dompet anyaman, serta masker decoupage/craft oleh Jane Andriani. Kerajinan ini membutuhkan sentuhan keuletan dan kesabaran. Tanpa dilandasi modal itu satu produk tidak akan terlahir.
Jane Andriani mengedepankan selera pasar dengan memberikan keleluasaan bagi pemesan baik model atau motif yang disukai. “Kreasinya tentunya mengandung nilai-nilai etnik serta memiliki keunikan tersendiri, serta banyak variasi sehingga customer leluasa memilih apa yang diinginkan. Kami juga menawarkan kepada customer untuk menentukan motif yang mana bisa custom dengan harga lebih terjangkau,” terangnya.
Tas-tas pada umumnya berbahan dasar helaian-helaian daun pandan yang dikeringkan. Daun pandan memiliki kualitas bagus, lembut serta saat kering sangat kuat. Namun seiring perkembangan zaman, pasar memiliki banyak permintaan. Tentunya disesuaikan dengan selera kekinian. Trendi, enak dipandang dan lebih mampu memiliki daya tarik.
“Produk tas/dompet anyaman yang dikembangkan saat ini bahannya tidak hanya anyaman dari pandan tetapi kombinasi dengan bahan goni sesuai trend, begitupun dengan produk masker berkembang karena adanya pandemi,” jelasnya.
Yang membanggakan tentunya, produk milik Jane ini sampai ke negeri Jiran Malaysia. Tentu bisa dibayangkan, kerajinan asal Tangsel sampai ke sana. Digunakan orang Jiran.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Evaluasi PJJ Satu Hari, Abu Vulkanik Masih Terdeteksi
“Sebelum pandemi sudah sampai Malaysia, sementara selama masa pandemi lebih banyak online melalui media sosial seperti WA, Instagram di @galeri.geulis1,” paparnya dengan bangga. (din/bnn)
























