Kamis, 23 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pedagang Daging Sapi Provinsi Banten Mogok Jualan

Oleh Hendro
Jumat, 22 Jan 2021 07:48 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Pedagang Daging Sapi Provinsi Banten Mogok Jualan

ILUSTRASI. (DOKUMEN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG–Gabungan Pedagang Daging (Gapenda) Provinsi Banten, akan melakukan aksi mogok berjualan, untuk memprotes harga daging sapi yang terus merangkak naik. Aksi mogok berjualan tersebut akan dilakukan selama 5 hari, dimulai dari Jumat (22/1) hingga Selasa (26/1).

Ketua Gapenda Provinsi Banten, Aeng Khaerul Jaman, mengatakan bahwa mulanya, pihaknya akan melakukan aksi mogok berjualan pada Kamis (21/1) hingga Jumat saja. Akan tetapi, berdasarkan hasil rapat terbatas anggota Gapenda, disepakati bahwa mogok berjualan akan dilangsungkan pada Jumat hari ini.

“Jadi disepakati bahwa kami akan melakukan mogok berjualan pada Jumat sampai dengan hari Rabu. Kami tidak mau sendiri-sendiri, kami undang semua anggota Gapenda. Dari Pandeglang, Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang dan ada utusan dari Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia mengatakan, aksi mogok berjualan tersebut dilakukan lantaran harga daging sapi yang tak kunjung stabil dan terus merangkak naik. Padahal berbagai upaya sudah Gapenda lakukan untuk menekan harga daging, namun tidak membuahkan hasil.

“Normalnya harga daging itu idealnya Rp43 ribu per kilogram sapi hidup. Sekarang sudah di atas Rp48.500, bahkan ada yang Rp49 ribu. Kalau di Kota Serang itu harganya masih Rp48.500, itu sama halnya dengan daging segar Rp120 ribu,” terangnya.

Ia mengatakan, yang akan melakukan mogok berjualan itu seluruh pedagang daging, baik itu daging frozen mau pun daging segar. Dengan adanya mogok tersebut, ia berharap pemerintah dapat melakukan upaya untuk menurunkan harga daging sapi.

Baca Juga: Gandeng ABM, Pemkot Serang Perkuat Pasokan Pangan

“Harapan tidak lain, kalau pedagang inginnya harga dapat diturunkan. Karena sekarang ini kan lagi pandemi, selama pandemi itu pedagang sudah menjerit. Pembelinya tidak ada, harganya tinggi. Kami coba bertahan dari itu,” ungkapnya.

Ia meminta kepada pemerintah agar dapat melakukan intervensi, dengan melakukan impor daging. Namun, pemerintah jangan melakukan impor daging beku, karena hal tersebut tidak mempengaruhi harga daging sapi yang ada.

BeritaTerbaru

UPACARA HAN 2026 - Pelaksanaan upacara Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026, tingkat Kabupaten Serang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Zakiyah Ajak Semua Elemen Masyarakat Penuhi Hak dan Lindungi Anak

Kamis, 23 Jul 2026 17:33 WIB
PELANTIKAN - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melantik 4 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang, Kamis (23/7/2026). (ISTIMEWA)

Lantik 4 Pejabat Eselon II, Bupati Dewi: Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 15:38 WIB
SALURKAN BANTUAN - Jajaran Polres Pandeglang salurkan bantuan air bersih. (ISTIMEWA)

Tangani Kekeringan, Jajaran Polres Pandeglang Turut Salurkan Bantuan Air Bersih

Kamis, 23 Jul 2026 13:45 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Ikhsan Ahmad. (ISTIMEWA)

Anggaran TA Pemprov Fantastis, Pengamat Sebut Eksekutif dan Legislatif Teledor

Kamis, 23 Jul 2026 13:35 WIB

“Selama ini kan pemerintah melakukan operasi pasar. Termasuk daging. Hanya saja yang diimpor itu daging beku. Kami ingin pemerintah melalui Bulog ini impor daging sapi, jadi bisa menahan harga. Jadi impor daging sapi, jangan daging beku,” ungkapnya.

Ia menuturkan, kenaikan harga itu sudah terjadi sudah lama. Namun memang, kenaikan harga tersebut tidak serta merta naik signifikan, namun naik secara perlahan-lahan. “Jadi naiknya Rp500 dulu, Rp1 ribu. Hingga akhirnya harga daging mencapai yang sudah saya sebutkan tadi,” jelasnya.

Di akhir, ia mengatakan bahwa jika memang ada pedagang daging yang ternyata masih melakukan penjualan daging sapi di masa mogok berjualan, Aeng mengaku akan memberikan sanksi organisasi. Sanksi tersebut nantinya akan disepakati bersama dengan seluruh anggota.

“Tapi InsyaAllah, Gapenda ini akan kompak. Jadi saya yakin tidak ada yang akan berjualan,” katanya.

Baca Juga: Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Sambut HUT Kabupaten Tangerang ke-393

Sementara, seorang pedagang daging di PIR yang juga anggota Gapenda, Mufrod, mengatakan bahwa saat ini para pedagang kebingungan menjual daging sapi segar. “Iyah, karena harganya mahal. Kalau dijual Rp120 ribu kami tidak dapat apa-apa. Seharusnya dijual Rp130 ribu per kilogram, tapi terlalu mahal,” ucapnya.

Bahkan, sejak sepekan terakhir ini dia mengaku konsumennya tak banyak. Hal itu dikarenakan dampak dari tingginya harga daging. “Sangat berkurang sekali, bahkan yang biasanya sehari bisa menjual sampai  80 kilogram, sekarang 30 kilo saja enggak habis. Jadi kami juga bingung,” tuturnya.

Dia pun berharap pemerintah dapat mendengar keluhan dari pedagang daging, sehingga bisa memberikan solusi dan keputusan yang baik bagi semua. “Tentunya harga diturunkan dan distabilkan, biar kami bisa menjual sesuai dengan ketentuan. Jangan diabaikan saja keluhan kami ini,” ungkapnya.

Sementara, pemilik rumah makan masakan Padang, Maftukhah, mengatakan bahwa dirinya sudah diberitahu oleh penjual daging sapi langganannya, bahwa para pedagang daging sapi akan melakukan mogok berjualan selama 6 hari ke depan. Imbasnya, ia akan berhenti menjual rendang hingga para pedagang kembali berjualan.

“Dari langganan, hari ini udah enggak jualan. Katanya mogok satu minggu. Kalau enggak ada daging, enggak bisa beli daging, berarti nanti kami tidak menjual rendang selama mereka masih mogok. Biasanya sehari bisa menjual 6 kiloan,” tandasnya. (dzh/bnn)

Tags: mogok berjualanoperasi pasarpedagang daging sapi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Direktur Eksekutif PPASDA, Muhammad Irvan Mahmud Asia. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Sudaryono Dinilai Sosok Tepat Pimpin BGN

Kamis, 23 Jul 2026 13:28 WIB
Banten Region

Acep Dimyati Kembali Pimpin PKB Lebak

Kamis, 23 Jul 2026 12:35 WIB
SALURKAN BANTUAN - Anggota TNI Kodim 0601/Pandeglang salurkan bantuan air bersih, Rabu (22/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Danrem 064/MY Dan Dandim 0601/Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih

Rabu, 22 Jul 2026 19:34 WIB
MENUNJUKKAN BARANG BUKTI : Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea (kiri), menunjukkan barang bukti BBL. (ISTIMEWA)
Banten Region

Upaya Penyelundupan 50 Ribu Benih Bening Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Digagalkan

Rabu, 22 Jul 2026 19:27 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda Banten Amankan 1 Tersangka Dugaan Pengeroyokan dan Penculikan Warga Lebak

Rabu, 22 Jul 2026 18:41 WIB
KUNJUNGAN - Anggota Fraksi Partai Gerinda Kabupaten Serang, mengunjungi kediaman Marni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang Pastikan Marni Tetap Melanjutkan Sekolah

Rabu, 22 Jul 2026 18:35 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik

Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik

Senin, 20 Jul 2026 15:25 WIB
Kalahkan Ganda Nomor 1 Dunia, Fajar/Fikri Juara

Kalahkan Ganda Nomor 1 Dunia, Fajar/Fikri Juara

Minggu, 19 Jul 2026 21:10 WIB
MENERIMA PLAKAT : Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah (kiri), menerima plakat usai menghadiri acara pengukuhan PW PMI Banten. (ISTIMEWA)

PB PMI Tegaskan Dukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten

Minggu, 19 Jul 2026 14:47 WIB
Cedera, Yakob Sayuri Tinggalkan Timnas

Cedera, Yakob Sayuri Tinggalkan Timnas

Minggu, 19 Jul 2026 21:13 WIB
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa. (ISTIMEWA)

Dindikbud Banten Diminta Bertanggungjawab Soal Temuan BPK Terkait Dana BOS Swasta

Senin, 20 Jul 2026 15:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.