SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan. Sementara untuk tahap kedua pun akan segera dilaksanakan dengan sasaran lanjut usia (lansia).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Triyatno Supiono, mengatakan, vaksinasi tahap kedua diutamakan bagi warga lanjut usia (lansia) 60 tahun ke atas. “Diutamakan memang bagi penduduk lansia, data dasarnya kami sudah ada dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tetapi tergantung dengan hasil dari pusat,” kata Triyatno, kemarin.
Selain lansia, vaksinasi tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik, tenaga pendidikan, tokoh agama, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pegawai pemerintahan, wartawan dan pelaku pariwisata.
“Kalau lihat jadwal pusat, vaksinasi bagi nakes dan lansia serta pelayanan publik dari Januari sampai April. Jadi kemungkinan untuk lansia sampai pelayanan publik Maret-April,” terang Triatno.
Saat disinggung tahap pertama vaksinasi dengan sasaran nakes sudah selesai, apakah ada nakes yang tidak memenuhi syarat, Triyatno membeberkan, sekitar 24 persen nakes tidak memenuhi syarat tidak diberikan vaksin. “Bukan ditunda tetapi memang tidak bisa divaksin karena sudah pernah terkonfirmasi, dalam keadaan hamil dan lain-lain,” katanya.
Menanggapi vaksinasi tahap kedua yang direncakanan pada bulan Maret-April, Wakil Ketua Komisi III DPRD Lebak, Acep Dimyati mengatakan, harus disosialisasikan kembali kepada lansia. Hal itu, agar mereka (lansia) memahami tujuan dari vaksin itu sendiri. “Ya, tidak dipungkini lansia rentan terhadap hasutan. Khawatir mereka menolak vaksinasi,” ujarnya.(mulyana/made)
Baca Juga: Nyamar Jadi Anggota dan Mantan Tahanan KPK, Dua Pria Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
























