SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Jembatan di Jalan Raya Merdeka atau lebih dikenal dengan nama jembatan Cisadane Robinson akan diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr). Rekayasa lalu lintas pun ditetapkan untuk mendukung perbaikan tersebut.
Rekayasa lalu lintas dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mulai dari penyekatan akses Jalan Kali Pasir Indah yang diperuntukan arah keluar. Lalu arah dari Jalan Kali Pasir disekat murni dan dialihkan ke arah Kampung Bekelir dengan sistem satu arah keluar. Kemudian, ujung Jalan Dadang Suprapto arah jembatan sebelah kanan diberlakukan sistem satu arah menuju Otista. Sehingga mengurangi intensitas kendaraan.
“Intinya itu ada pekerjaan kementerian PUPR untuk perbaikan jalan sehingga selama perbaikan jalan itu rekayasa lalu lintas dilakukan,” ujar kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar kepada Satelit News, kemarin.
Wahyudi mengatakan jembatan yang akan diperbaiki yakni di sebelah kiri. Sehingga, rekayasa lalu lintas di ruas jembatan tersebut akan kondisional dapat ditutup dan buka. Rekayasa lalu lintas ini akan dilakukan selama 10 hari. Mulai dari 27 Februari hingga 8 Maret mendatang. “Rekayasa mau ada perbaikan, bisa jadi untuk waktu tertentu ditutup bisa jadi kota rubah jadi sifatnya situasional selama perbaikan,” kata Wahyudi.
Pantauan Satelit News di lokasi arus kendaraan nampak lancar dengan rekayasa lalu lintas tersebut. Kondisi jembatan juga nampak aman hampir tak terlihat kerusakan. Meski telah mulai direkayasa sejak Sabtu, (27/2) lalu namun belum terlihat tanda-tanda perbaikan seperti alat-alat berat. Hanya terdapat sejumlah petugas Dishub saja yang berjaga di lokasi tersebut. Diketahui, jembatan Cisadane Robinson terbilang sudah tua. Jembatan ini mulai dibangun pada 1940 dan diresmikan tiga tahun setelahnya. Artinya jembatan itu kini sudah berusia 78 tahun. (irfan/made)
























