SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, memanen jagung di Kecamatan Anyer, Senin (8/3). Panen diatas lahan seluas 50 hektar tersebut, dilakukan dengan menggunakan alat corn combine harvester.
Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Duhana mengatakan, potensi jagung di wilayah tersebut cukup tinggi. Dalam satu hektar, bisa menghasilkan 10 ton jagung. Dalam panen kali ini, para petani mulai menggunakan alat corn combine harvester.
Sehingga panen yang dilaksanakan kali ini, bisa lebih cepat dan bisa langsung dibawa ke pengering. Sehingga kadar air bisa dikurangi. “Kalau panen manual, jarak 10 jam dari mulai panen harus sudah dikeringkan. Kalau manual, pakai tangan kan lama. Jadi itu risiko peningkatan toksin lebih tinggi. Sehingga kemungkinan besar, ditolak pabrik pakan,” kata Zaldi, Senin (8/3).
Selain di Anyer katanya, kebun jagung juga ada di wilayah Serang Timur. Namun untuk jagung di wilayah itu sudah dipanen, pada Januari sampai Februari lalu. “Sekarang Serang Barat. Total (potensi panen jagung) 200 hektar,” tandasnya.
Disinggung soal harga jual, menurutnya, saat ini harga jual jagung cukup tinggi yakni, senilai Rp 4.000 sampai Rp 4.200 per kilogram. “Harga cukup bagus, kalau segitu stabil,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























