SATELITNEWS.ID, TANGERANG— Kisruh antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang dengan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) nya, dipastikan usai. DPAC PKB menyadari bahwa kekisruhan terjadi karena komunikasi yang tak berjalan lancar.
“Setelah Kami bersama DPAC dan DPC berkomunikasi bahwasannya ada komunikasi yang memang tidak tersampaikan secara menyeluruh dan itu telah selesai secara mufakat,” ujar Ketua Tanfidz DPAC PKB Kecamatan Ciledug, Oji Bahroji.
Dia menjelaskan DPAC sepakat untuk kembali bersinergi dengan para DPW PKB Kota Tangerang periode 2021-2026 yang terpilih. Dirinya memastikan kalau saat ini di DPW PKB Kota Tangerang tidak ada lagi polemik. “Artinya tidak ada lagi polemic, tidak ada lagi saling kubu kuburan dan hari ini kami pastikan itu selesai dengan musyawarah,” kata dia.
“Semua sepakat untuk berjalan beriringan kembali lagi membesaran PKB Kota Tangerang. Tidak ada lagi yang namanya kubu kubuan atau rebut posisi dan lain-lain,” tambah Oji.
Oji mengungkapkan, kisruh bermula dari komunikasi yang berjalan tak lancar. Ditambah adanya kabar burung jika DPC PKB Kota Tangerang periode akan melakukan perombakan para kader. Sehingga, DPAC pun melakukan protes keras menolak kepemimpinan DPC PKB Kota Tangerang periode 2021-2026 pada Selasa, (9/3).
“Semua teman-teman dirangkul, tidak ditinggalkan dan dikembalikan ke posisi dan bergerak bersama-sama. Kalau kemarin itu karena komunikasinya tidak sampai. Makannya kita kemarin protes dan kecewa tapi setelah kita komunikasi akhirnya bisa terselesaikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Oleh karena itu, dirinya yang mewakili DPAC PKB se-Kota Tangerang berharap adanya transparansi di kepemimpinan yang sekarang. “Teman-teman berharap adanya komunikasi dan musyawarah. Entah itu per tiga bulan untuk evaluasi kinerja para ranting dibawah,” imbuhnya.
Hal senada diungkapkan Mantan ketua DPC PKB Kota Tangerang periode 2018-2022, Kemal Fasya Madjid. Menurut dia, kekisruhan ini merupakan dinamika politik yang biasa terjadi. “Jadi kalau kemarin ada miss itu biasa, ada dinamika politik Alhamdulilah itu tidak berlarut larut,” katanya.
“Pak Fuadi (Ketua DPC PKB Kota Tangerang periode 2022-2026) dengan saya langsung komunikasi. Kita sampaikan hasilnya ke DPP kita sama-sama menuju pemilu 2024. Kita kemarin ada kubu-kubu sekarang kita bersatu semua DPAC dan DPC untuk kebesaran PKB Kota Tangerang,” tegasnya.
Anwar Fuadi pun menegaskan tidak ada perombakan di kepengurusan periode 2022-2026. Kepengurusan yang lama tetap pada jabatannya dan akan diakomodir. “Kita akan hormati, kita akan terus bermitra dan yang pasti kita akan selalu bersinergi dengan pak Kemal yang memberikan statement tegas dan jelas,” tegasnya.
Pengusaha travel ini menuturkan setelah musyawarah pihaknya akan fokus menatap pembinaan para kader. Tentunya bahu-membahu untuk merealisasikan target menjadi pemenang di pemilu 2024 dengan 10 kursi. (Irfan/jarkasih)
























