SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Bupati Pandeglang, Irna Narulita didampingi jajarannya, saat menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited (tak teraudit) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Banten, Senin (15/3).
Irna bersama jajarannya secara langsung datang ke kantor BPK RI Banten untuk menyerahkan LKDP sekitar pukul 13.00 WIB. Irna mengaku sangat mengharapkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Kabupaten Pandeglang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Bupati wanita pertama di Kabupaten Pandeglang ini mengungkapkan, bahwa LKPD Kabupaten Pandeglang TA 2020, sudah disusun dan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar.
“Alhamdulillah, Kabupaten Pandeglang sudah empat kali meraih opini WTP dari BPKRI Perwakilan Banten. Dengan kembalinya kami menyusun LKPD berdasarkan SAP dan aturan yang berlaku, kami harap tahun ini juga kembali meraih WTP,” kata Irna penuh harapan, Senin (15/3).
Selain itu katanya, Pemkab Pandeglang juga sudah berupaya menindaklanjuti catatan LHP BPK-RI atas LKPD TA 2019, diantaranya dengan perbaikan-perbaikan pengelolaan, pencatatan dan penyajian laporan keuangan.
“Besar harapan kami agar pada LKPD TA 2020 mendapatkan penilaian yang lebih baik dari tahun sebelumnya, karena berbagai upaya perbaikan kami lakukan secara maksimal sesuai aturan,” klaimnya.
Baca Juga: Pemkab Serang Raih Opini WTP 15 Kali Berturut-turut
Irna juga mengaku sangat berterima kasih kepada BPK RI, yang selalu memberikan bimbingan dalam penyelesaian perbaikan-perbaikan atau catatan BPK RI. “Kami ucapkan terimakasih atas bimbingan dari BPK Perwakilan Banten, sehingga Pandeglang bisa menyelesaikan catatan LHP BPK-RI atas LKPD TA 2019,” tandasnya.
Terpisah, Kepala BPK RI Perwakilan Banten, Arman Syifa mengatakan, setelah diserahkannya LKPD Unaudited oleh Pemkab Pandeglang, pihaknya bersama tim akan segera melakukan audit terperinci selama kurang lebih satu bulan kedepan. “Besok kami akan mulai kerja dari 16 Maret-14 April, kami yakin apa yang diserahkan saat ini sudah siap audit,” katanya.
Untuk diketahui, Bupati Pandeglang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Pery Hasanudin, Asda Pemerintahan Ramadani, Asda Adminustrasi Umun Kurnia Satriawan, Kepala BPKD Iskandar, PLT Inspektur Iskandar, Kepala BP2D Yahya Gunawan Kasbin. Hadir juga Pengendali Teknis BPK RI Perwal Banten Wizar Dien Yatim, Kasubag Auditorat Mas Agung M Noor, Ketua Tim Pemeriksa Agus Eby. (nipal/aditya)
























