SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan tahun 2021 ini akan membangun sekolah di Kabupaten Lebak yang masih menumpang di sekolah lain lantaran belum memiliki gedung sendiri. Diketahui masih banyak Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Lebak menumpang di sekolah lain, lantaran belum memiliki gedung sendiri.
Artinya, dengan kondisi tersebut dinilai kurang efektif, karena harus bergantian pagi dan sore. Rupanya, mendengar kabar tersebut, Gubernur Banten di sela kegiatannya silaturahmi, Evaluasi dan Pembinaan Kepala Sekolah, Serta Kesiapan Masuk Sekolah Ajaran Baru di SMK Negeri 1 Rangkasbitung, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, sempat kaget di Lebak masih ada sekolah yang menumpang. Orang nomor satu di Banten ini, mengatakan akan segera membangunnya. “Tahun ini akan diselesaikan semua, ada 13 titik SMA dan SMK yang masih menumpang,” kata Gubernur Banten, Wahidin Halim, kemarin.
Sementara soal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, yang digadang akan segera dilakukan setelah vaksin selesai, WH menegaskan pihak sekolah harus melakukan simulasi terlebih dahulu guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
“Harapannya meminimalisir resiko. Karena kalau resikonya terlalu besar kita juga ngga mau mengorbankan anak-anak kita. Coba disimulasikan mana sekolah-sekolah yang bisa (tatap muka) dan tidak,”harapnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Tabrani mengatakan, sesuai apa yang disampaikan pak gubernur, sekolah-sekolah yang saat ini menumpang akan segera dibangun. “Iya betul akan segera dibangun,” katanya. Saat disinggung berapa total anggaran yang dibutuhkan untuk 13 unit sekolah tersebut? Tabrani mengaku kurang tahu. “Waduhhh, kalau anggarannya kurang tahu, kita cek dulu,” katanya.(mulyana/made)
























