SATELITNEWS.ID, KRONJO—Sebanyak 350 pedagang di Pasar Kronjo dipindahkan ke Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) Pasar Kronjo, Kecamatan Kronjo, Senin (29/3). Hal itu dilakukan agar pembangunan Pasar Tradisional Kronjo berjalan dengan cepat.
Mantri Pasar Kronjo, Burhan mengatakan, ada 350 pedagang yang sudah pindah dan aktif berjualan di tempat sementara. Katanya, jumlah tersebut sudah separuhnya dari jumlah pedagang di eksisting (bangunan pasar lama) Pasar Kronjo yang berjumlah sekitar 520 pedagang.
“Kalau dari data sementara yang kami pegang ada sekitar 350 pedagang yang sudah berjualan di TPPS, dan sisanya masih merapihkan kios dan akan segera menyusul,” kata Mantri Pasar Kronjo, Burhan kepada Satelit News, Senin (29/3).
Burhan menjelaskan, untuk pedagang komoditi sayuran dan sembako, sudah pindah seluruhnya ke TPPS. Bahkan bangunan bagi pedagang komoditi sayuran dan sembako di bangunan pasar yang lama sudah dibongkar dan rata dengan tanah.
“Ya, pedagang komoditi sayuran dan sembako sudah pindah semua ke TPPS hanya tinggal pedagang baju yang sedang merapihkan kiosnya di TPPS,” ungkap Burhan.
Burhan juga menegaskan, dalam kurun waktu dua sampai tiga hari kedepan, seluruh pedagang harus sudah mengosongkan bangunan pasar yang lama. Hal itu, guna mempercepat pembangunan Pasar Tradisional Kronjo.
Baca Juga: Penertiban Eks TPPS Pasar Cisoka Ditunda, Pedagang Tetap Dipindahkan
“Dua hari atau tiga hari kedepan saya yakin semuanya sudah beres, karena para pedagang pakaian sedang merapihkan tempatnya dulu,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur operasi (Dir.Ops) Perumda Pasar (NKR) Kabupaten Tangerang, Ashari Asmat mengatakan, relokasi pedagang dari bangunan pasar lama ke TPPS berjalan lancar dan kondusif. Dia menjelaskan, saat ini tengah dilakukan pemagaran untuk segera dilakukan pembangun. Dan jika bangunan pasar lama sudah dikosongkan semua, maka akan segera dilakukan pembangunan.
“Sudah di pagar dan sedang berjalan karena memang butuh waktu,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























