SATELITNEWS.ID, PAMULANG—Baznas Kota Tangsel tak pernah berhenti membangun rumah tak layak huni. Sejak Januari-April sedikitnya 12 rumah telah dibedah di sejumlah wilayah di Tangsel.
Ketua Baznas Kota Tangsel, KH Endang Saefuddin mengatakan, Baznas menggulirkan program bedah rumah dari tahun ke tahun, dengan tujuan dalam rangka membangun kesejahteraan di tengah masyarakat. Selain menerima usulan dari masyarakat kemudian oleh petugas disurvei langsung, jika memang tidak layak huni, maka langsung direhab.
“Kami tidak membatasi berapapun usulan yang masuk kami akan cek dulu ke lokasi untuk memastikan kondisi. Jika memang tidak layak huni maka oleh tim verifikator akan menyetujui untuk dilakukan proses rehab rumah,” ujarnya.
Selain itu juga Baznas mencari langsung ke masyarakat, sebab menurut KH Endang, tidak semua orang mau mengusulkan secara langsung maupun melalui RT/RW. Masih banyak orang enggan mengusulkan sendiri karena merasa tidak elok dan sebagainya. Maka untuk mensiasati masyarakat yang memiliki karakter ini, karena merasa malu atau tidak enak, Baznas yang mencari langsung.
“Kami memahami ada banyak orang enggan mengusulkan sendiri, makanya kami yang mencari langsung ke lingkungan masyarakat. Jika mendapati ada rumah yang tidak layak huni kami data,” tambah ia.
Sebab dengan rumah layak huni, maka kesehatan juga sangat dekat. Sebaliknya apabila rumah tak layak huni, maka penyakit juga sangat dekat karena kebersihan tidak dijaga. Hal lain, yang sangat diharapkan dengan rumah bersih dan sehat maka ibadah pun rajin tidak merasa malas.
Baca Juga: Pejabat, Pengusaha Hingga Karang Taruna di Curug Sulap Rumah Kumuh Jadi Layak Huni
“Islam mengutamakan kebersihan dan kesehatan. Kami juga mengharapkan bagi rumah yang sudah direhab perlu dirawat dengan baik supaya tetap awet,” pesannya.
Inilah mengapa Baznas sangat gencar dalam membangun rumah yang tidak layak. Bantuan diberikan dari pengumpulan zakat, infaq dan sodaqoh kum muslimin. Supaya kesejahteraan kaum muslimin bisa merata.
“Melalui zakat, infaq dan sodaqoh yang dikumpulkan bisa menjadikan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan. Baznas tak hanya merehab rumah, juga bantuan dalam banyak hal seperti perekonomian, pembinaan masjid musola, sektor pendidikan dan lain sebagainya,” tambah ia. (din/bnn)
























