SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Sejak dilakukan pencarian pada Kamis (15/4) lalu, terhadap nelayan asal Kecamatan Pagelaran yang dikabarkan hilang saat pergi melaut, Selasa (13/4 ) lalu, sampai saat ini Tim SAR Gabungan belum dapat menemukannya.
Personel Basarnas Banten, Heru Amir mengungkapkan, pecarian yang dilakukan pihaknya bersama Tim SAR Gabungan, belum dapat menemukan korban yang hilang di perairan laut PLTU 2 Labuan.
“Kesini kami menginjak hari kedua melakukan pencarian, namun hasilnya masih nihil,” kata Amir saat dihubungi via WhatsAap (WA), Jumat (16/4).
Pencarian itu ujarnya, dilakukan bukan hanya di kawasan perairan laut PLTU 2 Labuan saja. Namun di beberapa titik juga dilakukan. Bahkan, pencarian juga dibantu oleh para nelayan dan masyarakat.
“Pencarian kami mulai dari pagi hingga pukul 17.00 WIB. Dalam pencarian itu kami membagi regu dan ditebar di beberapa titik, seperti Kapal patroli polair Polres Pandeglang melaksanakan pencarian di sekitar pulau laba,” jelasnya.
Sesuai standar operasional prosedur (SOP) tambahnya, pencarian bakal dilakukan oleh pihknya bersama Tim SAR Gabungan selama 7 hari kedepan. “Walaupun tidak ketemu, sesuai SOP kami bakal melakukan pencarian nelayan yang hilang itu selama 7 hari kerja,” ujarnya.
Baca Juga: Warga Kragilan Kabupaten Serang Jatuh ke Dalam Sumur Gali
Setiap hari dipastikannya, bakal dilakukan evaluasi agar dapat memetakan pencarian. “Setiap”hari akan dievaluasi untuk perkembangan dan efektif pencarian. Mudah-mudahan besok atau lusa bisa diketemukan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang nelayan asal Kecamatan Pagelaran, dikabarkan hilang saat pergi melaut. Nelayan yang diketahui bernama Indra (31), itu dinyatakan hilang sejak dua hari yang lalu tepatnya pada Selasa (13/4).
“Betul, telah terjadi laporan orang hilang selama 2 hari di tengah laut. Lokasiya ada di kawasan PLTU 2 Labuan,” kata Kepala Basarnas Banten, Muhamad Zaenal Arifin, Kamis (15/4). (nipal/aditya)
























