SATELITNEWS.ID, CIBODAS—Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane (BBWSCC) kini fokus dalam pembangunan turap di Kota Tangerang. Penurapan ini menjadi skala prioritas BBWSCC di tahun 2021. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Tata Air untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Mursiman Hadi Gunawan.
Saat ini, kata Mursiman terdapat dua lokasi di bantaran sungai Cisadane yang akan diturap untuk mencegah luapan air. Yakni di Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas dan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang.
“Jadi DPUPR Kota Tangerang berkewajiban membebaskan lahan sedangkan fisiknya dilakukan oleh BBWSCC,” ujarnya kepada Satelit News, Senin, (26/04).
Total ada 850 meter persegi lahan yang akan dibebaskan oleh DPUPR Kota Tangerang di Panunggangan Barat. Sementara, untuk di Panunggangan Utara masih dalam tahap perhitungan. Namun, sudah sejauh ini kata Mursiman sudah ada 150 meter persegi yang dipastikan dibangun turap. Total, Rp 47 miliar dana yang digelontorkan dalam pembangunan turap tersebut.
“Di Panunggangan Barat sudah ada beberapa yang terbayarkan sisanya masih berproses,” katanya.
Lulusan Universitas Gadjah Mada ini menuturkan di Panunggangan Barat merupakan lahan milik warga setempat yang dibangun sejumlah industri dan rumah. Sementara di Panunggangan Barat adalah garis badan sungai tanpa ada bangunan yang berdiri.
Baca Juga: Jalan M. Toha Kembali Mulus, PUPR Kota Tangerang Rampungkan Perbaikan Lebih Cepat dari Jadwal
“Kalau di Panunggangan Utara lokasi berada di pinggir Istana Nelayan (Restoran) kita sudah melakukan komunikasi dengan pengelola. Mereka setuju,”ujar Mursiman.
Dia mengaku sejauh belum ada kendala berarti yang dialami. Sejauh ini DPUPR juga masih terus melakukan komunikasi dan perhitungan untuk pembangunan turap.
“Kita terus sosialisasi. Kemudian menyisir bantaran sungai Cisadane di Pantunggangan Barat karena panjangnya juga kita belum tahu. Insya Allah pembangunan akan mulai dilakukan BBWSCC setelah lebaran,” kata Mursiman.
Dia mengatakan BBWSCC sejauh ini memang tengah fokus dalam pembangunan turap. Setiap tahun kata dia pasti ada prioritas pembangunan turap di Kota Tangerang.
“Tahun 2020 itu di Pondok Bahar. 2021 Turap di Panunggangan Barat dan Utara. Mungkin di 2022 di kali Cirarab, Angke atau Sabi. Kita terus komunikasikan,” ungkapnya.
Dalam upaya penanggulangan banjir DPUPR juga akan melakukan penurapan. Terdapat 18 wilayah yang akan dibangun turap yang akan dibangun pada 2021 ini. Yakni di Gebang Raya, Gembor, Taman Elang, Cupabuaran, Jurumudi Baru, Citegal Alur, Buaran Indah, Maulana Hasanudin Cipondoh, Galur, Poris Tengah, Cipete, Cantiga Karang Mulya, Karang Timur, Cipadu, Puri Kartika, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, Tanah Tinggi dan Semanan.
Baca Juga: DPUPR Kota Tangerang Prioritaskan Pembangunan Jalan M Toha dan Iskandar Muda
“Lagi proses lelang ini kita lagi persiapkan, mungkin sekitar akhir April atau awal Mei udah tayang. Nanti fisik baru pertengahan Juni atau awal Juli,” pungkasnya. (irfan/made/gatot)


















