SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Umur manusia memang tidak ada yang tahu. Seperti kisah seorang warga bernama Sopian (68) tewas secara mendadak ketika bertamu di salah rumah di Kampung Jaura, Selasa, (27/4) malam. Jasad warga Kampung Cilukut, Desa Cimangenteng, Kecamatan Rangkasbitung ini dibawa pihak kepolisian ke rumah sakit guna diautopsi.
Informasi yang dihimpun, pria berkaos hitam itu meregang nyawa saat bertamu ke rumah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Asep Komar Hidayat di Jalan Siliwangi, Kampung Jaura, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, sekitar pukul 17.50 WIB. Kedatangan korban untuk menawarkan tanah kepada Asep Komar. Namun, saat itu pemilik rumah sedang tak ada di rumah, jadi korban menunggu di depan. Sekitar pukul 18.10 WIB korban masuk dan berdiskusi seputar tanah lantaran pemilik rumah telah tiba.
“Silaturahmi, ngobrol-ngobrol soal lahan. Sambil minum teh manis yang disuguhkan istri pemilik rumah,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak, Iptu Indik Rusmono kepada wartawan kemarin.
Dari keterangan pemilik rumah ngobrol pun tak berangsur lama. Namun, pemilik rumah dikagetkan saat korban akan pulang tiba-tiba korban mengeluh sakit dada lalu tak sadarkan diri.
“Korban pun duduk di kursi depan tanpa sadarkan diri, hingga akhirnya pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan korban telah meninggal dunia, dan langsung dibawa ke RSUD dr. Adjidarmo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Indik.
Indik menerangkan, dari hasil pemeriksaan tim medis korban meninggal dunia karena sakit jantung. Kata Indik, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya luka bekas kekerasan ataupun benda lainnya. “Iya Jantung, kita sudah cek ke dokter. Dan dokter menyatakan bahwa itu meninggal karena sakit,”pungkasnya.
Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik Amalia Pondok Aren
Sementara Asep Komar Hidayat, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku kaget pasca peristiwa itu lantaran tamu tersebut mendadak meninggal dunia di rumahnya. “Kaget, langsung minta bantuan tetangga dan lapor polisi. Sudah ditangani dan jasadnya juga sudah dibawa pihak keluarga,” pungkasnya.(mulyana/made)
























