SATELITNEWS.ID, LEBAK–Ira Amelia (13), warga Kampung Cikalung, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, akhirnya bisa memiliki handphone untuk kegiatan belajar dalam jaringan (Daring). Setelah mendapat bantuan dari seorang derwaman, di Kecamatan Kalanganyar.
Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu, serta bisa memulihkan kondisi gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut.
Ira Amelia, anak pertama dari tiga bersaudara keluarga Uminah, sebelumnya dikabarkan mengalami depresi lantaran tidak memiliki sebuah handphone untuk kegiatan belajar secara online. Diduga depresi itu mulai dirasakan Ira, sejak bulan Ramadhan lalu.
Hal itu terlihat, gadis yang masih duduk di kelas I SMP ini kerap melamun ingin punya handphone. Namun, ia tidak mengatakannya langsung kepada kedua orangtunya, lantaran ibu dan ayah tirinya hanya buruh serabutan, dengan penghasilan yang tak seberapa. Karena lama dipendam, depresi itu-pun mulai merasuki pikiran Ira.
Namun kini, Ira dan keluarganya bisa tersenyum setelah pengurus Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak, bersama Camat Cikulur, Iyan Fitriyana, menyalurkan bantuan Handphone dari seorang dermawan, serta sembako untuk kebutuhan pokok keluarga miskin tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak.
“Kita hanya menyalurkan bantuan, dari salah satu warga yang ingin membantu Ira Amelia, agar memiliki handphone sebagai alat untuk belajar secara online,” kata Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elekronik Lebak, Mastur Huda, Jumat (28/5).
Baca Juga: Terpeleset Lalu Terseret Arus, Remaja di Lebak Hilang di Sungai
“Bantuan HP dari salah satu pengusaha di Rangkasbitung, Atoilah, dan sembako dari BPBD Lebak. Kita (teman-teman Pokja,red), hanya berupa santunan untuk menyambung hidup mereka,” tambahnya.
Sementara Camat Cikulur, Iyan Fitriyana, mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait terutama Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak, yang telah membantu salah satu warga di Kecamatan Cikulur.
“Adek Ira ini, hanya sedang berproses untuk menjadi lebih baik lagi. Insya Allah, kita doakan segera sehat kembali. Semoga ini menjadi wasilah untuk membangkitkan semangat belajar (Ira Amelia,red), juga pemantik agar ananda kami lebih semangat menuntut ilmu,” pungkasnya.
Sementara, Uminah ibunda Ira Amelia menerangkan, sedikit demi sedikit kondisi anaknya berangsur membaik. Ia-pun berharap, bantuan yang diberikan dapat menggairahkan kembali semangat Ira Amelia dalam menuntut ilmu.
“Alhamdulillah, bantuan ini semoga bisa kembali menaikan gairah anak saya untuk semangat lagi belajarnya. Semoga anak saya juga bisa sehat kembali seperti sediakala,” tandasnya. (mulyana/mardiana)
