Senin, 6 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Skema Belajar Tatap Muka Kota Tangerang, 50 Persen di Kelas, Sisanya Pakai Zoom

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 3 Jun 2021 10:18 WIB
Rubrik Edukasi, Headline
Skema Pembelajaran Tatap Muka di Kota Tangerang, 50 Persen Siswa Belajar di Kelas, Sisanya Pakai Zoom

ILUSTRASI. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Menteri Riset, Teknologi, Pendidikan dan Kebudayaan (Menristekdikbud) Nadiem Makarim mendesak agar pembelajaran tatap muka (PTM) segera dilakukan. Pemerintah Kota Tangerang pun berencana mengakhiri pembelajaran jarak jauh serta membuka PTM.

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang dalam waktu dekat akan melakukan simulasi PTM untuk  jenjang SD dan SMP.  Skemanya kata Jamal, PTM akan dilakukan mengikuti protokol kesehatan yakni 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa di sekolah. 50 persen siswa bakal belajar secara daring sementara sisanya PTM.

“Skemanya yang belajar di sekolah 50 persen, yang sisanya daring,” ucap Jamaluddin.

Dia mencontohkan, seorang murid yang mengikuti simulasi PTM pada Senin, akan belajar lagi di sekolah pada Rabu. Jajarannya telah mempersiapkan sejumlah fasilitas menjelang PTM di setiap sekolah.

“Kami sudah menyiapkan segala macam ini. Infrastrukturnya sudah siap, guru-guru sudah divaksin. Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan melakukan simulasi, di bulan Juni (2021) ini,” ungkap dia saat ditemui, Rabu (2/6).

Terkait 50 persen murid yang masih melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), Disdik tetap menggunakan aplikasi berbasis siaran langsung saat para guru mengajar.

Baca Juga: Setelah Dua Pekan Daring, SMPN 8 Tangsel Bakal Gelar Pembelajaran Tatap Muka

“Insya Allah kami pakai live. Makanya sekolah harus menyiapkan kamera. Jadi, live-nya pakai Zoom,” imbuh Jamaluddin.

Sementara itu, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di tahun 2021/2022, Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyediakan kuota sekitar 10.600 siswa. Sedangkan jumlah siswa SD di Kota Tangerang yang lulus mencapai 33 ribu.

BeritaTerbaru

Kualitas Udara di Jatiwaringin Memburuk, Warga Diminta Tak Mendekat

Kualitas Udara di Jatiwaringin Memburuk, Warga Diminta Tak Mendekat

Jumat, 3 Jul 2026 07:30 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Tak Ganggu Proyek PSEL

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Tak Ganggu Proyek PSEL

Kamis, 2 Jul 2026 21:14 WIB
Dindik Kabupaten Tangerang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Gadget di Masa Libur Sekolah

Dindik Kabupaten Tangerang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Gadget di Masa Libur Sekolah

Kamis, 2 Jul 2026 21:03 WIB
Nyaris Tutup, SDS Dewi Supraba Tangerang Bangkit Berkat Program Sekolah Gratis

Nyaris Tutup, SDS Dewi Supraba Tangerang Bangkit Berkat Program Sekolah Gratis

Kamis, 2 Jul 2026 20:58 WIB

“Lulusan SD (ada) 33.000, yang diterima 10.600-an, kurang lebih 30 persen yang diterima,” tutur dia.

Jamaluddin menambahkan, Kecamatan Tangerang memiliki jumlah SMP Negeri lebih banyak dibandingkan kecamatan lainnya. Sedangkan, Kecamatan Pinang menjadi lokasi yang memiliki jumlah SMP Negeri tersedikit.

‘Ini Kecamatan Tangerang, ada delapan sekolah. Yang kurang itu di Kecamatan Pinang. Cuma ada satu SMP Negeri,” ucapnya.

Dia menambahkan, di Kota Tangerang, ada sekitar 33 SMP Negeri dan 338 SD Negeri yang tersebar di tiap kecamatan. Jika nantinya seorang murid tak diterima di sekolah negeri, kata Jamaluddin, maka dapat memasuki sekolah swasta yang ada di Kota Tangerang.

Baca Juga: Server Tidak Dapat Diakses, PPDB SMP di Kabupaten Serang Diperpanjang

“Iya, (murid yang tak diterima) ke swasta,” katanya.

Jamaluddin sebelumnya menyebut, setidaknya ada tiga zona dalam jalur zonasi PPDB Kota Tangerang tahun ajaran 2021/2022. Zonasi merupakan salah satu jalur PPDB untuk jenjang SD dan SMP di Kota Tangerang.

Sementara lainnya dapat melalui jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orangtua/wali murid. Jamaluddin menyatakan, tiga zona itu terbagi dalam tiga wilayah di Kota Tangerang, yakni zona 1 di wilayah timur, zona 2 di wilayah tengah, dan zona 3 di wilayah barat.

“Zona 1 di wilayah timur, zona 2 wilayah tengah, zona barat itu zona 3,” ungkap Jamaluddin.

Jamaluddin menuturkan, kecamatan yang termasuk di zona 1 adalah Larangan, Ciledug, Karang Tengah, dan Pinang. Kemudian, Kecamatan Cipondoh, Batuceper, Nenda, Neglasari, dan Tangerang, termasuk dalam zona 2.

“Zona 3 itu ada (Kecamatan) Jatiwung, Periuk, Cibodas, dan Karawaci,” ucapnya.

Dia menyatakan, pembagian tiga zona tersebut sudah dibagi secara adil. Pasalnya, menurut Jamaluddin, tiap sekolah mampu menampung 30 persen dari siswa yang berada di sekitarnya.

“Itu mendekati adil. Di tiap zonanya itu sudah kami atur, rata-rata itu 30 persen daya tampung yang diterima orang-orang situ,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin belum mengungkapkan skema penerimaan jalur zonasi. Namun, kata dia, jika rumah seorang murid berada dalam satu RT dengan sekolah, maka dapat dipastikan murid tersebut bakal diterima di sekolah itu.

“Apalagi di sekolah itu, dia (murid) satu RT. Satu RT itu pasti diterima,” katanya.

Sementara itu terkait ketimpangan antara SMP Negeri dan swasta yang terjadi , Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong Dindik memberikan uang pangkal kepada siswa yang masuk sekolah swasta. Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan, SMP Negeri di Kota Tangerang saat ini hanya dapat menampung sekitar 30 persen lulusan SD. Sisanya, sebanyak 70 persen siswa harus terpaksa masuk ke SMP swasta.

Untuk itu dirinya mendorong agar Disdik Kota Tangerang mengalokasikan anggaran untuk meringankan uang pangkal atau biaya masuk siswa kurang mampu di sekolah swasta. Mengingat, saat ini banyak siswa kurang mampu yang terpaksa bersekolah di swasta.

“Kalau kita tidak bangun sekolahnya ya kita berikan mereka subsidi pembiayaannya walaupun di swasta,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, dalam raperda Pendidikan yang saat ini telah diserahkan kepada Provinsi Banten, telah mengatur mengenai anggran pendidikan yang berkeadilan. Sehingga, penganggaran nantinya masyarakat menengah dan kurang mampu dapat merasakan pendidikan yang  berkualitas.

“Jangan sampai orang yang bersekolah di Negeri orang yang secara ekonomi orang-orang mampu tapi diberikan (sekolah) gratis. Tapi masyarakat yang kurang mampu, menengah ke bawah yang kebanyakan di swasta, harusnya pemerintah prioritas itu supaya mengangkat pendidikan masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

Dia juga meminta agar data penerima program Tangerang Ceria (Tangecer) diperbarui. Pasalnya, masih banyak siswa kurang mampu yang tidak menerima manfaat program bantuan pendidikan itu.

“Tangerang ceria itu harusnya lebih tepat sasaran, datanya juga jangan ditutup dengan data BDT (Basis Data Terpadu) dari Kementerian Sosial (Kemensos) saja,” katanya. (mg1/gatot)

Tags: dindik kota tangerangpembelajaran tatap mukappdb smp
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Gwangmyeong Korsel
Edukasi

Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Kota Gwangmyeong Korsel

Kamis, 2 Jul 2026 20:47 WIB
Peminat Jalur Prestasi Nonakademik di SMP Negeri 3 Kota Tangerang Membludak
Edukasi

Peminat Jalur Prestasi Nonakademik di SMP Negeri 3 Kota Tangerang Membludak

Kamis, 2 Jul 2026 13:41 WIB
Headline

Api Lahap Dua Bengkel di Jalan Otista Raya Ciputat, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Kamis, 2 Jul 2026 11:58 WIB
Mobil Honda Jazz Hilang Kendali di Ciputat, Tabrak 3 Kendaraan
Headline

Mobil Honda Jazz Hilang Kendali di Ciputat, Tabrak 3 Kendaraan

Rabu, 1 Jul 2026 20:40 WIB
Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak
Banten Region

Jenazah Pria Tanpa Identitas Mengambang di Aliran Sungai Ciujung Lebak

Rabu, 1 Jul 2026 16:16 WIB
Pemkot Tangsel Pastikan Seragam Sekolah Gratis Hanya Untuk Siswa Miskin
Edukasi

Pemkot Tangsel Pastikan Seragam Sekolah Gratis Hanya Untuk Siswa Miskin

Rabu, 1 Jul 2026 16:14 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Spanyol vs Portugal, Sarat Ambisi dan Emosi

Spanyol vs Portugal, Sarat Ambisi dan Emosi

Minggu, 5 Jul 2026 18:19 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Bupati Tangerang Pimpin Langsung Penanganan Darurat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Jul 2026 10:17 WIB
TPA Jatiwaringin Terbakar, Pemkab Tangerang Pastikan Angkutan Sampah Tetap Normal

TPA Jatiwaringin Terbakar, Pemkab Tangerang Pastikan Angkutan Sampah Tetap Normal

Rabu, 1 Jul 2026 18:03 WIB
Kantor DPUPR Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)

Butuh Penanganan Cepat, DPUPR Kabupaten Serang Minta Bantuan Rehabilitasi Irigasi Ke Pusat

Minggu, 5 Jul 2026 20:14 WIB
Musim Kemarau, Ribuan KK di Tangsel Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Musim Kemarau, Ribuan Kepala Keluarga di Tangsel Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Minggu, 5 Jul 2026 17:03 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.