SATELIT NEWS.ID, LEBAK—Berawal dari keprihatinan, Komunitas Railfans Lebak mengajak warga untuk disiplin dengan tidak menerobos palang pintu kereta api (KA). Sebab hingga kini masih banyak pengguna kendaraan yang mengabaikan keselamatan jiwa dengan menerobos palang pintu.
Tindakan membahayakan keselamatan itu menimbulkan keprihatinan dan perhatian serius. Karenanya, meski harus berpanas-panasan, mereka rela mensosialisasikan bahaya terobos dan mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan palang pintu perlintasan kereta api, agar terhindar dari kecelakaan, Minggu (06/06/2021).
Dengan memajang spanduk dan membawa poster serta dilengkapi rompi warna orange, komunitas pencinta kereta api tersebut rela berpanas -panasan di perlintasan pintu kereta api Narimbang, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung. Mereka tak menginginkan adanya korban jiwa sia-sia yang dilakukan pengguna kendaraan yang dengan sengaja menerobos palang pintu kereta.
Maka dari itu, komunitas yang diketuai Adbul Somad ini, melakukan aksi sosialisasi bahaya serta mengajak kepada masyarakat untuk sadar dan mematuhi rambu -rambu perkeretaapian. Selain mensosialisasikan pentingnya melewati perlintasan kereta api, komunitas Railfans juga melakukan aksi bagi-bagi masker kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di bumi Multatuli.
Kata Abdul Somad, untuk mengantisipasi bahaya kecelakaan di perlintasan kereta api, ia bersama pengurus lainnya menyelenggarakan sosialisasi kepada pengendara bermotor dan masyarakat agar mematuhi rambu perlintasan. “Salah satunya tertib berhenti ketika berada di depan pintu kereta api. Jangan menerobos karena jelas ancaman ya jiwa,” ujar Abdul Somad, kemarin.
Menurutnya, angka kecelakaan di perlintasan kereta yang masih tinggi, membuat dirinya bersama pengurus lainnya miris. Sebab, tanpa dipungkiri mereka menerobos dengan sengaja. Melihat kondisi situasi itu ia turut bergerak agar masyarakat tertib dan patuh terhadap rambu perlintasan kereta api.
Baca Juga: Libur Panjang Dongkrak Penumpang, Tiket KAI Tembus 911 Ribu
“Dimana tujuan kita membangun kesadaran masyarakat agar bisa mematuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak PT KAI. Keselamatan ada di tangan kita sendiri,” kata Abdul Somad. (mulyana/made)
