SATELITNEWS.COM, JAKARTA — Libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berdekatan dengan Hari Lahir Pancasila mendorong lonjakan perjalanan kereta api di berbagai daerah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket untuk periode keberangkatan 26 Mei hingga 1 Juni 2026 mencapai 911.176 tiket hingga Rabu (27/5) pukul 10.00 WIB.
“Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Puncak sementara arus penumpang terjadi pada Selasa (26/5/2026) dengan total 214.342 pelanggan. Setelah itu, jumlah penumpang tercatat 132.523 orang pada 27 Mei, 109.059 orang pada 28 Mei, 105.818 orang pada 29 Mei, 117.073 orang pada 30 Mei, 112.950 orang pada 31 Mei, dan kembali meningkat menjadi 119.411 orang pada 1 Juni 2026.
Menurut Anne, pola perjalanan masyarakat selama masa libur tersebar ke sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra. Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, dan Surabaya menjadi kota dengan tingkat perjalanan tertinggi selama periode tersebut.
Relasi Gambir–Yogyakarta menjadi perjalanan dengan jumlah penumpang terbesar, yakni 14.189 orang. Sementara relasi Yogyakarta–Gambir mencatat 13.117 penumpang. Selain itu, perjalanan menuju Bandung, Semarang, Sukabumi, dan sejumlah kota di jalur selatan Pulau Jawa juga mencatat peningkatan penjualan tiket.
Berdasarkan data penjualan sementara, Stasiun Pasar Senen menjadi tujuan dengan jumlah penumpang tertinggi mencapai 68.345 orang, diikuti Gambir sebanyak 59.244 orang dan Yogyakarta sebanyak 51.078 orang. Semarang Tawang mencatat 32.560 penumpang, Bandung 31.450 penumpang, dan Lempuyangan 27.710 penumpang.
Di Jawa Timur, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat 26.705 penumpang dan Surabaya Pasarturi sebanyak 26.634 penumpang. Bekasi menjadi tujuan bagi 26.257 penumpang, sedangkan Solo Balapan mencatat 22.892 penumpang selama periode libur panjang.
Lonjakan mobilitas selama libur panjang turut terlihat pada layanan kereta lokal di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Dalam periode 25 Mei hingga 2 Juni 2026, KAI Daop 1 Jakarta mencatat 55.899 pengguna KA lokal, terdiri atas 27.856 penumpang naik dan 28.043 penumpang turun.
Tanggal 26 Mei menjadi hari dengan jumlah pengguna tertinggi, yakni mencapai 9.300 orang. Peningkatan terutama terjadi pada koridor Bogor–Sukabumi yang dilayani KA Pangrango.
Secara akumulatif, Stasiun Bogor Paledang menjadi stasiun dengan jumlah penumpang naik tertinggi sebanyak 11.647 orang, disusul Sukabumi sebanyak 10.375 orang. Untuk penumpang turun, Bogor
Paledang mencatat 12.505 orang dan Sukabumi sebanyak 9.913 orang.
KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi PP mencatat total 25.401 penumpang selama periode tersebut, sedangkan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat PP melayani 2.463 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan tingginya jumlah pengguna menunjukkan layanan kereta lokal masih menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak dekat selama masa
libur panjang.
Kenaikan mobilitas selama libur panjang juga diikuti meningkatnya minat terhadap layanan perjalanan privat. KAI mencatat penggunaan layanan kereta premium Compartment Suite sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 16.315 pelanggan atau naik 79,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.097 pelanggan.
Sepanjang 2025, jumlah pengguna layanan tersebut mencapai 42.118 pelanggan atau meningkat 47,8 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 28.496 pelanggan. (rmg/xan)