Rabu, 22 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pemkab Tangerang Waspadai Kemarau Panjang, 15 Kecamatan Terancam Kekeringan dan Gagal Panen

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Selasa, 21 Jul 2026 22:32 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Pemkab Tangerang Waspadai Kemarau Panjang, 15 Kecamatan Terancam Kekeringan dan Gagal Panen

ILUSTRASI: Petani di Kabupaten Tangerang aat panen. (DOK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Dampak fenomena El Nino diprediksi memicu kekeringan pada lahan pertanian, mengancam hasil panen, sekaligus meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang pun menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak musim kemarau panjang tersebut.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terhadap lahan pertanian di 15 kecamatan. Berdasarkan pemetaan sementara, sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan hingga gagal panen di antaranya Kecamatan Rajeg, Gunung Kaler, Mekar Baru, dan Kronjo.

“Terkait lokasi yang mengalami kekeringan, hingga saat ini pendataan masih berproses. Yang berpotensi gagal panen meliputi Rajeg, Gunung Kaler, Mekar Baru, dan Kronjo,” kata Ujang Sudiartono kepada Satelit News, Senin (20/7).

Ia menjelaskan, potensi kekeringan tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga Oktober 2026. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG Stasiun Klimatologi Banten, curah hujan selama periode tersebut diperkirakan hanya berkisar 0–50 milimeter, dengan durasi musim kemarau antara 19 hingga 27 dasarian.

Menurut Ujang, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2020, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Tangerang mencapai 13.931 hektare. Namun, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan berapa luas lahan yang akan terdampak kekeringan maupun berpotensi mengalami gagal panen karena proses pendataan masih berlangsung.

Baca Juga: Makan Bersama Siswa SD, Bupati Tangerang Sosialisasikan Pangan ASUH

“Masih berproses karena dampak El Nino diperkirakan berlangsung sampai Oktober 2026,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, DPKP akan membangun irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan di wilayah terdampak. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan benih bagi kelompok tani yang mengalami gagal panen, disertai dukungan sarana dan prasarana pertanian lainnya.

BeritaTerbaru

KWT Diskorda Kota Tangerang Kembangkan Eco-Hydroponics Smart

KWT Diskorda Kota Tangerang Kembangkan Eco-Hydroponics Smart

Selasa, 21 Jul 2026 14:52 WIB
Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik dan Gudang di Periuk Tangerang

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik dan Gudang di Periuk Tangerang

Selasa, 21 Jul 2026 14:38 WIB
Sachrudin Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Kafilah MTQ

Wali kota Tangerang Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Kafilah MTQ

Selasa, 21 Jul 2026 14:26 WIB

Simpan Sabu di Plafon, Pria di Sepatan Ditangkap Polisi

Selasa, 21 Jul 2026 11:16 WIB

“Kami juga akan melakukan optimalisasi lahan, memberikan bantuan benih bagi kelompok tani yang gagal panen, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Sukemi, mengatakan dari total sekitar 450 hektare lahan sawah di desanya, sekitar 250 hektare mengalami kekeringan. Meski demikian, kondisi tersebut belum berdampak pada hasil panen karena masih didukung jaringan irigasi.

“Luas keseluruhan sawah di Desa Pasir Ampo ada 450 hektare, yang mengalami kekeringan sekitar 250 hektare. Untungnya hasil panennya masih bagus karena ada irigasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, memastikan seluruh personel telah disiagakan di 14 pos pemadam kebakaran (damkar) untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana selama musim kemarau, termasuk kebakaran lahan, kebakaran permukiman, hingga distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.

Baca Juga: Polsek Panongan Edukasi Bahaya Game dan Judi Online di SMP

“Personel sudah siap di 14 pos damkar untuk membantu apabila terjadi bencana seperti kekeringan, kebakaran, maupun pendistribusian air bersih,” katanya.

Menurut Taufik, ketersediaan air bersih di sumur Mako Damkar Curug serta 13 pos damkar yang tersebar di sejumlah kecamatan juga telah dipastikan siap digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran maupun kebutuhan air bersih masyarakat.

Ia menambahkan, BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PDAM Tirta Kerta Raharja, hingga pemerintah kecamatan dan desa untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana selama musim kemarau.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar penanganan kekeringan maupun kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terpadu,” pungkasnya. (alfian/aditya)

Tags: 15 Kecamatan Terancam Kekeringan dan Gagal Panenkabupaten tangerangPemkab Tangerang Waspadai Kemarau Panjangtangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Buntut Sungai Cisadane Menghitam, Tiga Perusahaan di Teluknaga Disegel

Selasa, 21 Jul 2026 10:00 WIB
Andri S Permana Kenang Rusdi Alam sebagai Pemimpin yang Mampu Satukan Kekuatan DPRD
Kota Tangerang

Andri S Permana Kenang Rusdi Alam sebagai Pemimpin yang Mampu Satukan Kekuatan DPRD

Senin, 20 Jul 2026 16:55 WIB
Musim Kemarau, Masyarakat Kota Tangerang Diminta Tak Bakar Sampah
Kota Tangerang

Musim Kemarau, Masyarakat Kota Tangerang Diminta Tak Bakar Sampah

Senin, 20 Jul 2026 16:05 WIB
Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik
Headline

Ketua DPRD Rusdi Alam Dimakamkan, Wali Kota Tangerang: Kota Kehilangan Putra Terbaik

Senin, 20 Jul 2026 15:25 WIB
3 Jam Sebelumnya Masih Berjumpa, Asisten Deputi Bandara Soetta Sulit Percaya Rusdi Alam Wafat
Kota Tangerang

3 Jam Sebelumnya Masih Berjumpa, Asisten Deputi Bandara Soetta Sulit Percaya Rusdi Alam Wafat

Senin, 20 Jul 2026 14:51 WIB
2.600 Mahasiswa UMT Jalani KKN, Rektor Pesan Peserta Bisa Beradaptasi
Edukasi

2.600 Mahasiswa UMT Jalani KKN, Rektor Pesan Peserta Bisa Beradaptasi

Senin, 20 Jul 2026 14:38 WIB
Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke 66 Dinkes Tangsel
Rustandi Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang

Berita Pilihan

Dukung BSPS, Disperkimtan Kota Tangerang Masih Terkendala Sinkronisasi Data DTKS

Dukung BSPS, Disperkimtan Kota Tangerang Masih Terkendala Sinkronisasi Data DTSEN

Kamis, 16 Jul 2026 14:05 WIB
Pawai Juara, Kota Madrid “Memerah”

Pawai Juara, Kota Madrid “Memerah”

Selasa, 21 Jul 2026 18:42 WIB
TERCEMAR LIMBAH -- Sungai Cisadane di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, diduga tercemar oleh limbah industri. (ISTIMEWA)

Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane, DLHK Banten Segera Turunkan Tim

Senin, 20 Jul 2026 15:37 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki (dua dari kiri) dan Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto (dua dari kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Polda dan Korem Tingkatkan Solidaritas dan Sinergitas

Rabu, 15 Jul 2026 18:47 WIB
NOBAR BOLA PIALA DUNIA -- Masyarakat dan Pemerintahan Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, menonton pertandingan bola Piala Dunia (FIFA) 2026, sekaligus sebagai ajang pererat silaturahmi, Rabu (15/7/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Kecamatan Binuang Kabupaten Serang Perkuat Sinergi Dengan Nobar Francis VS Spanyol

Rabu, 15 Jul 2026 14:27 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.