SATELITNEWS.ID, TANGSEL–Pengurus Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO) wilayah Banten, dikukuhkan. Kepengurusan di dalamnya mewakili delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Ketua Ikkesindo Pusat Supriyantoro, menyampaikan bahwa dengan dilantik dan dikukuhkannya pengurus Ikkesindo wilayah Banten, sangat diharapkan dapat bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab yang tinggi karena Ikkesindo Banten akan mencakup banyakanya jumlah fasilitas kesehatan.
“Selamat kepada teman-teman yang menjadi Pengurus Ikkesindo di Banten, mari bersama-sama kita menunjukkan eksistensi Ikkesindo dengan profesionalisme kita dan dapat berkontribusi dalam membangun Banten,” katanya.
Didirikannya Ikkesindo ini didorong oleh keinginan kuat untuk membangun kualitas management kesehatan yang sehat dan baik di Indonesia, karena persaingan di Era dipruption saat ini dan sertifikasi-sertifikasi ahli atau kompetensi di negara-negara tetangga lainnya. Sementara banyak pakar dan ahli di Indonesia yang belum tersertifikasi.
“Dengan adanya ikkesindo kita akan membuat pelatihan dasar konsultan, setelah pelatihan kita lakukan uji kompetensi berbasis BNSP dan mendapat lisensi dan sertifikatnya dengan memiliki logo garuda yang berlaku secara nasional,“ ungkapnya.
Ikkesindo juga mempunyai lembaga sertifikasi profesi yang badan hukumnya terpisah.
Ketua Ikkesindo Banten Yuhelmis Sienifa menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya untuk menjadi Ketua Ikkesindo Banten periode 2021-2025.
Ikkesindo merupakan organisasi profesi yang memiliki peran dan tanggung jawab untuk ikut berperan dalam membangun dan mengembangkan konsultan manajemen di bidang kesehatan untuk wilayah Banten dan sekitarnya.
“Acara ini merupakan awal yang baik untuk saya beserta teman-teman konsultan lainnya untuk membangun citra informasi dan eksistensi yang baik terhadap Ikkesindo di wilayah Banten, dimana para pengurus dan anggota harus lebih bekerja keras dan solid,“ ujarnya.
Tujuan organisasi Ikkesindo ini adalah untuk memastikan pembangunan dibidang kesehatan mampu menjawab tantangan global di era industri 4.0. Konsultan kesehatan dimaksudkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal pembangunan kesehatan yang berkwalitas, memenuhi standar dan tersedia bagi masyarakat.
“Konsultan kesehatan dapat menjadi tonggak profesi, ‘mile stone’ yang memberi ‘guidance’ bagi pembangunan fisik maupun non fisik dibidang Kesehatan. Kita percaya organisasi profesi yang independen ini dapat memberi warna yang baru di era persaingan yang sangat tajam, terutama dalam industri kesehatan dan perumah sakitan kita,” pungkasnya. (jarkasih)