Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Video Suspect Corona di Kabupaten Serang Jadi Viral

Oleh Deddy Maqsudi
Rabu, 4 Mar 2020 15:47 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Serang
Video Suspect Corona di Kabupaten Serang Jadi Viral

PEMERIKSAAN TIGA LAPIS: Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas 1 Soetta melakukan pemeriksaan suhu tubuh seorang penumpang pesawat setibanya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Senin (3/3). KKP Soekarno-Hatta kini melakukan tiga lapis pemeriksaan bagi seluruh penumpang yang tiba mulai dari pemeriksaan riwayat perjalanan, riwayat kesehatan hingga pemeriksaan suu tubuh yang kesemua itu merupakan prosedur yang harus dijalankan untuk pencegahan dini penyebaran virus corona. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG— Video penanganan suspect corona di Kabupaten Serang menjadi viral di media sosial. Dua tenaga medis menggunakan alat pelindung membawa seorang pasien yang menggunakan masker keluar dari Unit Gawat Darurat (UGD) dan dimasukan ke dalam ambulans. Lokasi video tersebut tepat di depan UGD Rumah Sakit Drajat Prawira Negara (RSDP) Serang.

Humas RSDP Serang, dr Anam membenarkan bahwa video tersebut berada di RSDP Serang. Hanya saja ia mengaku belum bisa memastikan pasien tersebut apakah benar benar suspect  nCov atau tidak.

“‎Saya sudah terima video itu, dan kita pastikan bahwa itu videonya ada di Rumah Sakit Serang (RSDP), (pasien-red) tadi datangnya sekitar pukul 10 Wib. Tapi sampai detik ini kita masih melakukan pemeriksaan, belum bisa memastikan bahwa pasien itu nCov ata tidak,” ujar Anam, Selasa (3/3).

Namun yang pasti, kata dia pasien tersebut untuk saat ini dimasukkan ke dalam kategori infeksius.‎ Sehingga berdasarkan prosedur tetap (protap) atau SPO yang harus dilaksanakan sama seperti ada yang di video.

“Kalau pasien infeksius seperti Difteri, Mers, Sars dan yang baru ini nCov maka prosedur tetap atau SPO itu dilaksanakan seperti yang ada di video. Begitu pasien masuk dicurigai itu maka pasien dimasukkan lagi ke ambulans dan dikirim ke ruang isolasi‎ dan UGD yang telah dimasuki pasien tadi dilakukan desinfektan,” ujarnya.

Berkaitan dengan identitas dan alamat pasien, ia mengaku belum bisa mengungkapkannya. Menurut Anam, saat masuk rumah sakit pasien sudah memakai masker dan keluarga mengaku pasien menderita penyakit paru. Pasien juga diketahui baru pulang dari umrah pada 29 Februari 2020.

Baca Juga: Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

“‎Tentang asal pasien kita rumah sakit otomatis akan menjaga rahasia karena diagnosisnya juga belum kita tegakan apakah masuk dalam wabah atau bukan,”ujar Anam.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulanti Saroso. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah pasien tersebut harus dirujuk kesana atau tidak.

BeritaTerbaru

BAGIKAN MASKER -- Personel TNI dan petugas Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bagikan masker, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
SELFI : Gubernur Banten Andra Soni bersama dengan generasi muda pencari kerja, selfi di BBPVP, beberapa waktu lalu. Program pemagangan kerja yang digagas Pemerintah Pusat, untuk mengatasi TPT minim peminat. (ISTIMEWA)

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 6 Sep 2026 20:17 WIB

“Berkaitan dengan kesiapan RSDP, kita sudah membentuk tim untuk kasus kasus yang infeksius, ketuanya dokter spesialis paru, ada 16 dokter yang terlibat disitu, IGD sudah disiapkan APD untuk petugas kita, desinfektan sudah disiapkan, tidak hanya untuk pasien nCov tetapi pasien infeksius yang lain, terus kita juga sudah punya 4 tidur untuk pasien infeksius,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona. Dia meminta warga fokus menjaga kebersihan diri dan terus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi banyak buah-buahan dan makanan sehat serta istirahat cukup.

“Mari kita jaga kebersihan tubuh agar terhindar dari virus dan segala hal penyakit,” ungkap Zaki.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesal Rasyid kemarin menggelar rapat penanganan sosialisasi dampak penyebaran suspek Virus Corona (Covid-19), di ruang Wareng Gedung Bupati Tangerang. Rapat dihadiri Kepala OPD, Camat dan 40 Kepala Puskesmas di Kabupaten Tangerang untuk mensosialisasikan secara menyeluruh penanganan dan antisipasi dampak penyebaran Corona di Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

“Upaya penanganan sudah dilakukan Pemkab Tangerang, oleh masing-Masing Puskesmas dan RSUD Tangerang sejak Januari 2020,” ungkap Sekda Moch. Maesyal Rasyied.

Sekda mengimbau para ASN, tenaga medis, hingga Camat dan masyarakat Kabupaten Tangerang agar tidak panik dengan penyebaran kasus Corona. Sebab, Pemkab Tangerang melakukan pemantauan secara aktif, baik warga Indonesia yang pergi keluar negeri atau warga Asing yang berkunjung ke Kabupaten Tangerang.

“Saya mengimbau kepada ASN dan masyarakat agar tidak panik dan lebih waspada menjaga perilaku Hidup bersih dan sehat di masyarakat. Kalau tidak sakit jangan pake masker,” ujar Sekda.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardianti menambahkan pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap WNI dan WNA di Kabupaten Tangerang.

“Puskesmas terus melakukan pemantauan di setiap wilayah Kabupaten Tangerang, jika terindikasi siap siaga dirujuk ke RSUD Tangerang ,” ungkapnya.

Selain pemantauan, Lanjut Kadiskes, Pemkab Tangerang melalui RSUD Tangerang menyiapkan 7 ruang isolasi yang akan disiapkan mengantisipasi bila mana ada yang terjangkit Virus tersebut.

“Kita siapkan Ruang Isolasi di RSUD Tangerang, dan penanganan intensif terus dilakukan mulai dari puskesmas hingga Rumah sakit rujukan,” ujarnya.

RSUD Tangerang Naniek Isnaeni mengatakan terdapat 7 orang yang dalam pantauannya karena bepergian dari sejumlah negara yang ikut terpapar Corona. Mereka merupakan gabungan dari WNI dan WNA.

“Ada yang wajib datang ke RSUD atau Puskesmas, sesuai kebijakan Fasilitas kesehatan yang dimiliki. Warga yang kini dalam pemantauan tersebut, merupakan hasil kordinasi dan laporan pihak Kantor Kesehatan Bandara, melalui kartu keterangan sehat,” ujar Naniek, Selasa (3/3).

Naniek menjelaskan, WNI dan WNA yang kini menjadi perhatian adalah warga yang baru datang dari negara-negara yang terpapar Corona sehingga mereka harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara bertahap di Bandara Soekarno Hatta.

“Hasil informasi Kantor Kesehatan Bandara, kita sebagai RSUD rujukan langsung melakukan tindakan dengan memberikan pelayanan medis dan pemantauan dan sejauh ini, kita masih memantau dan  belum melakukan pengawasan karena kewenangan itu berada rumah sakit Sulianti Saroso Jakarta,” tegas mantan Kadinkes ini.

Naniek mengakui, RSUD Tangerang saat ini sudah mempersiapkan diri dengan fasilitas Laboratorium dan ruang khusus bagi para pasien yang dalan pemantauan.

“Kita juga menjadi salah satu rujukan Laboratorium di Banten untuk melakukan observasi bagi yang yang diduga terpapar, dan ruang perawatan juga dipersiapkan di RSUD Tangerang,” imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Banten menambah ruang isolasi di dua rumah sakit rujukan untuk antisipasi jika ada pasien terjangkit virus Corona. Dua rumah sakit itu adalah RSUD Tangerang dan RS dr Dradjat Prawiranegara, Serang.

“Untuk fasilitas ditambah, tadinya di RSUD Tangerang ada empat ruang isolasi, sekarang penambahan tiga, tapi belum selesai. Di RSDP Serang ada empat ruang isolasi,” kata Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastui di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Serang, Selasa (3/3).

Penunjukan dua rumah sakit di Banten sebagai rujukan diputuskan oleh Kementerian Kesehatan. Meski Provinsi Banten memiliki RSUD Banten, rumah sakit tersebut belum bisa dijadikan rujukan jika ada pasien terjangkit Corona.

Sejauh ini, di Banten belum ada suspect atau warga yang terjangkit karena virus Corona. Namun ia menjelaskan ada 17 orang di Kota Tangerang yang kondisinya dipantau. Ini pun, menurutnya, hanya pemantauan karena warga tersebut pernah ke negara-negara terjangkit.

“Ini dipantau, bukan sakit. Di Kota Tangerang kondisinya 17 (orang) yang dipantau, artinya belum ada kasus positif. Orang dari luar (negeri) harus dipantau sampai waktu inkubasi 14 hari agar sehat aman, hanya pemantauan,” ujar Ati. (alfian/gatot)

Tags: pemkab serangpemkab tangerangpemprov bantenrsdp serangRSUD Tangerangvirus corona
Share2TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan
Banten Region

TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan

Minggu, 6 Sep 2026 20:05 WIB
BAGIKAN MASKER - Tim Nakes dan pegawai Puskesmas Labuan bersama relawan, membagikan masker kepada pengendara yang melintas, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
Truk Fuso Hantam Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur
Banten Region

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 31 Agustus 2026, Cek Jadwal & Lokasinya

Senin, 31 Agu 2026 08:07 WIB
BUTUH PERBAIKAN : Rumah warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, butuh perhatian, karena kondisinya dalam keadaan tidak layak. (ISTIMEWA)

DPRKP Dinilai Hambat Visi Misi Kepala Daerah, Pengamat: Gubernur Andra Harus Bersikap

Selasa, 1 Sep 2026 13:09 WIB
7.000 Aduan Masuk LAKSA Tangerang LIVE

7.000 Aduan Masuk LAKSA Tangerang LIVE

Selasa, 1 Sep 2026 20:06 WIB
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Kamis, 3 Sep 2026 20:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.