SATELINEWS.ID, TANGERANG—Dinas Pendidikan Kota Tangerang meminta seluruh sekolah hingga lembaga pendidikan tidak menggelar pertemuan tatap muka pada masa PPKM Darurat, 3 hingga 20 Juli 2021. Permintaan itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin saat memantau jalannya pendaftaran PPDB Tahun 2021 di SMP Negeri 19 Kota Tangerang, Rabu (7/7/2021).
Jamaluddin menjelaskan selama PPKM Darurat, seluruh sekolah maupun lembaga pendidikan wajib memberlakukan bekerja dari rumah atau work from home. Dalam aturan PPKM, sektor critical boleh bekerja 100 persen di kantor. Sementara sektor esensial hanya boleh 50 persen.
“Kami sudah menginstruksikan ke seluruh sekolah bahwa pelayanan tidak boleh ada yang tatap muka. Semuanya melalui whatsap,”ujar Jamaluddin, Rabu (7/7/2021).
Kendati demikian, sehubungan saat ini sedang berlangsung pendaftaran peserta didik baru (PPDB) SMP Negeri, maka Dinas Pendidikan membolehkan 25 persen pegawai sekolah bekerja dari kantor.
“Tadi kami beri tugas untuk tiap bidang hanya satu. Sekarang ini sekolah yang dateng cuma panitia saja. Panitia hanya 3-5 orang,”ujar Jamaluddin.
Jamaluddin meminta para orang tua yang mendaftarkan anaknya ke sekolah melalui jalur prestasi, baik akademik maupun non akademik, dapat melakukan pendaftaran secara daring.
Dia juga meminta para guru dapat memaksimalkan kegiatan via daring, ia menyatakan petugas tata usaha juga bekerja dari rumah.
” Guru-guru dan TU banyak yang di-WFH kan, mereka akan dihubungi dari rumah oleh kepala sekolah. Cukup dengan melalui telpon maupun zoom meeting,” ujarnya. (mg1/gatot)