Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Pemkot Tangerang Tak Bisa Beri Bansos

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Sabtu, 17 Jul 2021 09:08 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Tak Bisa Beri Bansos

BANTUAN SOSIAL: Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Kota Tangerang seusai rapat paripurna, Jumat, (16/7/2021). Arief menyatakan Pemkot Tangerang tidak bisa memberikan bantuan sosial karena dapat menyebabkan duplikasi anggaran. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID TANGERANG—Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah berjalan selama 12 hari. Hingga Jumat, (16/7/2021), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang belum memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak, terutama yang tengah menjalani isolasi mandiri. Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyatakan pihaknya tak bisa memberi bansos karena dapat menyebabkan duplikasi penerima.

Wali Kota Arief R. Wismansyah mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kemensos untuk segera mendistribusikan bansos. Namun, hanya mendapatkan janji bansos segera diberikan.

“Jawabannya dalam Minggu ini tapi itu jawaban yang sama di Minggu lalu. Minggu lalu juga kita tanyakan itu, Minggu ini katanya. Jadi mudah-mudahan saja segera terealisasi,” kata Arief seusai paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (16/7/2021).

Arief mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan bansos bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dan isolasi mandiri. Pasalnya, bila hal itu dilakukan kemudian bansos turun maka bantuan tersebut akan diterima ganda.

“Sementara kita diarahkan ke Kementerian Sosial dulu karena kan aturannya nggak boleh duplikasi dan lain sebagainya. Kita lagi nunggu by name by address-nya jelas,” ujar Arief.

Menurut Arief, nantinya skema yang dilakukan Kemensos dalam pendistribusian Bansos akan sedikit berbeda. Penyaluran dilakukan langsung kepada RT atau RW.

BeritaTerbaru

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Truk Tambang Disorot, Polda Banten Gelar Rakor Pengendalian Jam Operasional di Cilegon

Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular

Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular

Kamis, 14 Mei 2026 11:59 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
Pilar Optimistis Groundbreaking PSEL Tangsel Dimulai Akhir Tahun

Pilar Optimistis Groundbreaking PSEL Tangsel Dimulai Akhir Tahun

Kamis, 14 Mei 2026 10:01 WIB

“Distribusinya Kemensos lewat kantor pos. Hasil koordinasi kemarin kantor pos itu mau mendistribusikan langsung ke RT/RW,” tuturnya.

“Nah ini yang saya bilang segera koordinasikan ke kantor pos RT RW jadi supaya bisa segera dicairkan dan tertib,” tambahnya.

PPKM Darurat akan berakhir pada 20 Juli mendatang. Namun dari informasi yang diperoleh kata Arief PPKM akan diperpanjang. Artinya, bansos tetap akan disalurkan. Dirinya pun sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat.

“PPKM kemungkinan diperpanjang. Kita sekarang berharap sekali bantuan pemerintah pusat. Karena memang ini jadi komitmen pemerintah pusat kita harus bantu fasilitasi untuk dipercepat masyarakat,” jelasnya.
Terutama obat-obatan dan oksigen bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. Diakui Arief, kedua hal itu dirinya kesulitan untuk menyalurkan ke masyarakat Isoman akibat langka.

“Untuk obat katanya teman-teman TNI mau salurkan. Oksigen juga kesulitan, ini tadi pagi saja kita baru bisa ngisi 40 tabung gas padahal kebutuhannnya 150. Kita koordinasikan sampai ke Provinsi Banten, Kemenkes dari Menkes kewenangan oksigen kewenangan kementerian perindustrian. Jadi memang terus kita upayakan,” tutur Arief.

Sementara diakui Arief Biaya Tak Terduga (BTT) Kota Tangerang sudah habis digunakan untuk berbagai keperluan percepatan penanganan Pandemi Covid-19. Seperti membeli obat-obatan, oksigen, penambahan kapasitas Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) di SMPN 20 Kota Tangerang di Jurumudi.

“BTT, kita buat beli obat, buat nambah gas (oksigen) terus buat penambahan kapasitas Jurumudi yang sekarang jadi 200 tempat tidur SMP banyaklah itu,” ungkapnya.

Sedangkan kegiatan pendirian dapur umum dan penyaluran bantuan bagi warga Isoman kata Arief menggunakan dana dari patungan warga serta aparatur sipil negara Pemkot Tangerang. “Banyak Satgas dibantu sama masyarakat untuk gotong royong. Kita juga swadaya teman-teman termasuk yang dapur umum itu swadaya dari teman-teman,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan untuk mempertimbangkan dampak sosial akibat kebijakan PPKM Darurat.

“Kami sudah ingatkan. Sebelum paripurna sudah sampaikan ke Wali Kota. Pak Wali Kota sudah menyampaikan itu skemanya bantuan dari Kemensos. Ini baru proses pendataan kan dari Dinsos ke camat-camat,” ujarnya, Jumat (16/7/2021).

Selama PPKM darurat kata Gatot Pemkot Tangerang memang belum memberikan Bantuan Sosial. Padahal, PPKM darurat sudah berjalan selama 12 hari.

“Karena tanggung jawab mereka (Pemkot Tangerang) harus hadir dalam situasi PPKM darurat. Kita sudah minta masyarakat untuk ikut arahan Pemerintah. Pemerintah harus cari solusi lah ini dampak urusan perut ini kan,” tegas Gatot. (irfan)

Tags: bantuan sosialketua dprd kota tangerangWali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah
Share1TweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran
Headline

Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Kamis, 14 Mei 2026 09:46 WIB
Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan
Headline

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 52 Kasus Kriminal dalam Sebulan, 36 Tersangka Ditahan

Kamis, 14 Mei 2026 07:46 WIB
IMG-20260513-WA0078
Headline

Bupati Tangerang Panggil Pengelola Tempat Hiburan Malam Ilegal di Tigaraksa

Rabu, 13 Mei 2026 22:26 WIB
Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten
Banten Region

Aturan Porprov Banyak Dilanggar, KONI Kabupaten Tangerang Protes KONI Banten

Rabu, 13 Mei 2026 20:16 WIB
IMG_20260513_171907
Kota Tangerang

BPJS Kesehatan Resmi Hadir di RSUD Benda

Rabu, 13 Mei 2026 17:21 WIB
IMG_20260513_164119
Bisnis

Tangcity Mall Hadirkan “Hobbyland Olympics 2026”, Wadah Kreativitas dan Kompetisi Pelajar

Rabu, 13 Mei 2026 16:44 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Senin, 11 Mei 2026 17:50 WIB
Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

Kamis, 14 Mei 2026 12:23 WIB
Masyarakat Tangsel Diminta Tak Terjebak Pinjol Ilegal

Masyarakat Tangsel Diminta Tak Terjebak Pinjol Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 16:02 WIB
Direktur FBN, Lulu Jamaludin, berfoto bersama dengan para mahasiswa UIN SMHB. (ISTIMEWA)

Sejumlah Mahasiswa UIN SMH Banten Teliti Gerakan Sosial Relawan FBN

Senin, 11 Mei 2026 21:44 WIB
Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Kamis, 14 Mei 2026 08:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.