SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang, akan memanggil para pedagang di Pasar Kendayakan, yang tidak mengisi kiosnya. Tercatat saat ini, ada sebanyak 14 kios yang tidak digunakan oleh pedagang.
Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, awalnya kios dan los di Pasar Kendayakan, di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang itu, semuanya terisi oleh para pedagang.
Diduga karena sepi pembeli, sehingga banyak pedagang yang tidak berjualan lagi. “Ada 14 kios yang tidak diisi, tadinya berjualan. Mungkin karena sepi, jadi bangkrut,” kata Titi, Minggu (18/7/2021).
Titi mengaku, telah melakukan pendataan terhadap para pedagang tersebut, dan akan segera memanggilnya. Hal itu, guna mengetahui keseriusan dari para pedagang.
“Yang 14 pedagang, akan kita panggil. Biar ketahuan keseriusannya. Ibu Bupati juga memberi mandate, kalau misalnya itu tidak dipergunakan, agar dialihkan untuk yang mau berdagang. Kios itu gratis,” tuturnya.
Kepala UPT Pasar Diskoperindag Kabupaten Serang, Mahyar Sonjaya menambahkan, para pedagang yang tidak mengisi kios, rencananya akan diberi kesempatan selama satu bulan untuk mengisi kembali.
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
Menurutnya, jika memang tidak juga diisi, maka pedagang kaki lima (PKL) akan disuruh mengisi kios tersebut. “Kita berikan kesempatan dulu,” tuturnya.
Namun kata dia, untuk sementara ini pihaknya belum bisa melakukan pemanggilan, lantaran masih diberlakukannya PPKM Darurat. “Mungkin selesai PPKM, kita panggil. Pedagangnya macam-macam, ada sembako dan sayuran,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























