SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kota Tangerang mengalami peningkatan. Kepala Kantor Pos Tangerang Mohamad Sarip menyatakan pihaknya masih terus mendapatkan data tambahan keluarga penerima manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
“Kemarin data penerimanya 163.000-an, sempat naik jadi 183.000-an. Terakhir itu sekitar 211.000,” ujarnya, Selasa, (27/7/2021).
Jumlah itu, kata Sarip, masih bisa naik ataupun turun. Tergantung data yang diserahkan Kemensos. Penurunan jumlah penerima dapat terjadi jika terdapat penerima ganda.
“Nanti kalau mau lihat data terakhir pada saat tanggal 10 Agustus itu terakhir data alokasinya,” katanya.
Hingga Senin (26/7), tercatat 78.236 keluarga telah menerima bantuan sebesar Rp. 600 ribu tersebut. Angka itu akan terus bertambah seiring berjalannya proses distribusi.
Untuk mempercepat, poses distribusi tidak semuanya dilakukan dengan mendatangi rumah ke rumah atau door to door. Sebagian bantuan disalurkan dengan mengundang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ke suatu tempat yang telah ditentukan. Pembagian dengan mekanisme itu sesuai arahan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang.
“Atas arahan Pak Wali (Arief) dan berdasarkan Dinsos, diperbolehkan pembayaran di sekolah-sekolah dengan protokol kesehatan, tapi proritas door to door,” ungkapnya.
Sarip menargetkan, distribusi BST akan rampung akhir bulan ini. “Target tersalurkan 31 Juli, mudah-mudahan tidak ada kendala,” imbuhnya.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang A. Ricky Fauzan mengaku belum mendapatkan laporan terkait adanya penambahan penerima BST. Menurutnya, data yang diserahkan Kemensos belum tentu tersalurkan semua.
Pihaknya, kata dia, akan mengecek kembali apakah terdaoat data ganda atau tidak. Pihaknya akan mencoret data ganda tersebut.
“Intinya, kalau uang yang diberikan dari kantor pos jika ada double tidak akan diberikan, kalau ada yang meninggal tidak akan dikasih,” katanya. (irfan)