SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Warga Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan potongan tangan yang tergeletak di bahu Jalan Teuku Umar, Cimone. Hal itu terekam dalam video amatir berdurasi 25 detik dan langsung tersebar di media sosial.
Nampak, seorang warga memvideokan temuan potongan tangan manusia dan diletakkan di atas sepeda motor. Kemudian juga terlihat darah yang berceceran.
Kapolsek Karawaci Kompol Bagin Efrata Barus membenarkan video yang beredar itu terjadi di wilayah hukumnya. Kata dia, peristiwa itu terjadi sekira pukul 04.00 WIB, Rabu, (11/08/2021).
“Saat ini kami sedang lakukan penyelidikan terkait kejadian itu untuk didalami. Karena posisi lokasi dalam video tersebut belum jelas,” ujarnya, Rabu, (11/8/2021). Dari hasil penyelidikan dalam video tersebut terjadi di wilayah Sinta, Kecamatan Karawaci.
“Kita dapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada penemuan motor ada potongan tangan diatas motor. tapi mendengar dari rekaman video tersebut ada di lokasi pasar Sinta,” ujarnya.
Kata Bagin, pihaknya juga sudah mendapatkan alamat dan identitas pemilik tangan tersebut. Namun, dia enggan mengungkapkannya. Meski begitu, kata Bagin korban saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit wilayah Karawaci.
Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
“Saat ini kami belum bisa mendapatkan informasi dari korban. Karena korban masih dalam perawatan di rumah sakit,” katanya.
Menurut dia pihaknya masih mencari barang bukti lainnya di lokasi kejadian. Bagin menyebut berdasarkan keterangan warga sekitar, pagi ini sempat adanya keributan dan terdengar suara petasan.
“Kami belum bisa mengatakan adanya pelaku, karena masih penyelidikan. Rekaman CCTV pun belum kita temukan. Beberapa warga mengakui itu ada keributan. Tapi kan itu enggak bisa dipastikan terkait ditemukan potongan tangan tersebut,” jelasnya.
Meski begitu Bagin belum dapat memastikan ihwal kejadian yang terjadi tersebut. Namun pihaknya akan menelusuri lebih lanjut. “Masih diselidiki apakah tawuran atau begal,” pungkasnya. (irfan/made)
























