Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Kisah Komunitas Maggot, Sekali Panen Kantongi 150 Juta Rupiah

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 2 Sep 2021 11:29 WIB
Rubrik Metro Tangerang
Kisah Komunitas Maggot, Sekali Panen Kantongi 150 Juta Rupiah

BUDI DAYA MAGGOT: Anggota komunitas maggot Kabupaten Tangerang sedang melakukan budi daya di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

Perkembangan budi daya maggot di Kabupaten Tangerang menunjukkan peningkatan. Para pegiatnya sudah mampu menemukan celah bisnis dari usaha budi daya belatung pemakan sampah organik tersebut. Mereka bahkan kewalahan memenuhi kebutuhan pasar. Bagaimana kisahnya?

ALFIAN, Tigaraksa

Belasan orang menghadiri pertemuan yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang di gedung Bappeda, Rabu (1/9/2021). Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesal Rasyid tampak hadir. Sebagian peserta lainnya berasal dari komunitas maggot serta perwakilan Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, Bappeda, Dinas Perindustrian dan Kelompok Pengusaha Muda Kabupaten Tangerang.

Pertemuan diawali dengan pidato SekdaMoch. Maesal Rasyid. Dia menyatakan Pemkab Tangerang tertarik melakukan pengembangan budi daya maggot. Untuk itulah, pemkab memfasilitasi pertemuan antar OPD dan pengusaha muda Kabupaten Tangerang dalam pembahasan budi daya maggot.

“Budidaya maggot ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan ekonomi di masa pandemi sekaligus upaya mengurangi sampah yang sering kali menjadi permasalahan,”ungkap Maesal Rasyid.

Sekda mengklaim, budidaya maggot ini akan direalisasikan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang. Namun untuk percontohan akan dibuat di satu lokasi terlebih dahulu yakni di wilayah Kecamatan Jambe.

Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

“Nanti akan direalisasikan di seluruh kecamatan tahun 2022. Namun untuk yang pertama kita buat di Jambe. Untuk anggaran masih dalam pembahasan,”ungkap Sekda.

Keputusan Pemkab Tangerang dapat menjadi terobosan apabila benar-benar terealisasikan. Ketua Komunitas Maggot Kabupaten Tangerang Akbar menyatakan budidaya maggot memiliki banyak manfaat. Yang paling utama adalah maggot mengurangi sampah.

BeritaTerbaru

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB

“Maggot mudah dibudidayakan. Pakan si belatung itu sendiri hanyalah sisa-sisa makanan atau sampah organik sehingga gampang dicari. Dengan demikian secara otomatis mengurangi sampah,”ungkap Akbar.

Selain itu, kotoran maggot juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. Selain itu, budidaya maggot juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Menurut Akbar, maggot memiliki daya jual yang tinggi.

Akbar menjelaskan, satu kilo maggot apabila dijual secara ecer dihargai Rp10 ribu. Namun apabila dijual secara borongan, harganya turun menjadi Rp 6 ribu per kilonya. Sementara pupuk yang dihasilkan dari kotoran maggot bisa dijual seharga Rp6 ribu per 5 kilonya.

“Untuk eceran dihargai Rp 10 ribu, kalau beli borongan, di atas 100 kg dihargai Rp6 ribu per kilonya. Kotorannya juga berguna dan sangat bagus untuk pupuk. Selain itu kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan, ” katanya.

Baca Juga: Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Akbar mendukung rencana Pemkab Tangerang membangun budi daya maggot dalam skala besar di wilayah Kecamatan Jambe. Diharapkan, budi daya di kawasan tersebut dapat mengurangi 40 ton sampah setiap harinya. Sampah organik untuk pakan maggot akan diambil dari pasar-pasar tradisional dan pabrik-pabrik yang mengolah makanan.

“Ini sangat efektif dalam mengurangi sampah. Sehari kita targetkan untuk pakan maggot sebanyak 40 ton sampah organik. Kita akan ambil sampah itu dari pasar dan pabrik yang mengolah makanan, ” ujarnya.

Akbar menjelaskan, saat inipun dia sudah menjalankan budidaya maggot secara mandiri bersama kelompok komunitasnya, yang berlokasi di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka.

Menurut Akbar, budidaya maggot miliknya ini dalam waktu sehari bisa menghabiskan 10 ton sampah organik. Dia juga mengatakan, dalam waktu 45 hari maggot bisa dipanen sebanyak 500 kg dan siap dijual ke para pengepul maggot.

Menurut Akbar, maggot pasarnya sangat bagus dan diminati. Bahkan dia sampai kekurangan maggot maka dari itu pihaknya mengajak kerja sama Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Pasarnya bagus. Saya saja ini sampai kekurangan maggot karena terlalu banyak permintaan pasar,”ujarnya.

Dalam waktu satu periode, atau satu kali panen, Akbar mengaku mendapatkan omzet sebesar Rp 150 juta. Walaupun itu harus dikurangi biaya operasional berupa gaji para pegawai dan sewa lapak.

“Ini sangat efektif untuk mengurangi sampah dan meningkatkan ekonomi,”pungkasnya. (gatot)

Tags: pemkab tangerangsampah organiktangerangusaha
Share5TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Headline

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar
Headline

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Bola & Sport

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Pilar Saga Ichsan Beberkan Alasan Pencairan Hibah KONI Tangsel Ditunda

Rabu, 2 Sep 2026 20:46 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB

TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

Jumat, 4 Sep 2026 18:24 WIB
Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

Jumat, 4 Sep 2026 07:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.