SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang hingga saat ini terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan pemotongan bansos di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Bahkan, rencananya Senin (13/09/2021) ini Korps Adhiyaksa bakal meminta keterangan dari pihak bank.
“Kita sejauh ini sudah memeriksa sebanyak 35 orang, rencananya Senin kita akan meminta keterangan kepada pihak BNI,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana kepada SatelitNews.Id, Sabtu (11/09/2021) pagi usai menghadiri vaksinasi Covid-19 di Moderland Golf, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Wirajana menambahkan, dipastikan sudah ada indikasi kerugian yang ditemukan oleh pihaknya. “Tapi akan kami sampaikan di waktu berikutnya,” ujar adik dari gitaris Gigi Dewa Budjana ini. Dia juga masih belum mau menyebut nominal kerugian akibat dugaan pemotongan itu.
Ditanya selama ini pihak mana saja yang telah diambil keterangannya dalam pemeriksaan selama ini, Wirajana menyebut bahwa pihak yang dimaksud berasal dari masyarakat, TKSK dan pihak dinas, distributor serta bank pada Senin ini. Disinggung lebih jauh, apakah ada pengakuan dari masyarakat bahwa pemotongan telah terjadi, Kajari memastikan ada.
“Ada. Benarkan Pak Kasie Intel, adakan ya?” ucap Wirajana sembari meminta kepastian dari Kasie Intel Kejari Kota Tangerang, R Bayu Probo. Dia pun memastikan, meski sebelumnya ada warga mengubah pengakuannya terkait telah diminta bayaran dalam mencairakan bansos, hal ini tidak akan mengubah penyelidikan oleh Kejari.
“Saya kira nggak ada masalah (pengakuan berubah). Statemen itu hak- hak mereka. Yang jelas kami juga tetap akan mengumpulkan bukti-bukti dari semua masyarakat dan kita nggak terpengaruh statemen apa pun,” terangnya.
Baca Juga: 12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online
Selain itu, uharnya dipastikan bahwa dari pernyataan masyarakat pihanya akan terus melakukan pengembangan. “Nggak mungkin kita berhenti dari statemen itu ya, kita lanjut (pemeriksaannya),” pungkasnya.
Sementara Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menyampaikan, pihaknya sudah menginstruksikan Wakil Koordinator Badan Musyarawah DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto agar menjadwalkan terkait usulan pembentukan pansus bansos agar segera ditindaklanjuti.
Sementara disinggung soal dua kali gagal dibentuk pansus bansos, Gatot menjelaskan ada mekanisme yang harus ditempuh. “Tapi yang jelas ini harus dibentuk. Karena kita butuh kuorum 2/3 dari 50 anggota dewan,” ucapnya usai membagikan sembako Fraksi PDI Perjuangan di Kecamatan Cibodas. (made)
























