SATELITNEWS.ID, SERANG–Pembebasan lahan dua Sekolah Dasar (SD) terdampak Tol Serang – Panimbang yakni, SDN Inpres di Cikeusal, dan Cipete, di Kecamatan Kragilan, belum rampung. Karena, luas lahan yang dibutuhkan masih kurang.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf mengatakan, dari empat sekolah di Kabupaten Serang yang terdampak, dua diantaranya yaitu SD Seba dan Cilayangguha, yang beralamat di Kecamatan Cikeusal, saat ini sudah dibangun.
“Memang untuk SD Seba, saya pastikan itu sudah 70 persen. Kemudian SD Cilayangguha, sudah 50 persen. Progresnya, memang seperti itu,” kata Ma’ruf, Minggu (19/9/2021).
Kemudian untuk SD Cipete dan Inpres, kata dia, sebetulnya sudah keluar peta bidangnya. Hanya saja, begitu PPK jalan Tol Serang – Panimbang membuat laporan, ternyata luasannya kurang.
“Jadi kalau luasan kurang, saya minta kepada PPK supaya terpenuhi. Untuk SD Cipete, luasannya 2000 dan SD Inpres luasannya 2.500. Nah, yang sekarang itu ada kekurangan, kalau SD Cipete 160 meter kekurangannya. Kalau SD Inpres, saya lupa kekurangannya,” tuturnya.
Ma’ruf-pun meminta kepada PPK, agar segera memperbaiki peta bidang dan setelah itu segera lakukan apraisal. Adapun untuk titik lokasinya, tidk jauh dari sekolah lama (sebelumnya).
Baca Juga: Sejumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Serang Sepi Peminat, Dindikbud Turun Tangan
“Untuk SD Inpres, hanya berjarak sekitar 200 meter saja dari lokasi semula. Ternasuk SD Cipete, juga hanya menyebrang play over. Target kita, meminta tahun ini sudah selesai,” imbuhnya. (sidik)
























