SATELITNEWS.ID, LEBAK—Peristiwa yang dialami warga dari Kabupaten Lebak ini bisa dipetik hikmahnya. Adalah Azitajudin (28) warga Kampung Muahara, Desa Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung tertabrak kereta commuterline lantaran nekat menerobos palang pintu, Senin (20/09/2021).
Beruntung hingga berita ini ditulis, korban tidak kehilangan nyawa. Namun dia langsung dibawa ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami patah tulang.
Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut térjadi sekitar 10.30 WIB di Jalan Ir Juanda, Kampung Pasir BPM, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Saat itu, korban tidak mengetahui bahwa ada kereta silang yang akan masuk ke Stasiun Rangkasbitung. Saat menerobos palang pintu korban langsung tertabrak dan motornya terseret hingga 20 meter dari titik lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian tubuhnya begitupun motornya rusak berat. Korban langsung dievakuasi oleh petugas PKD dan langsung dibawa ke Rumahnya Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung untuk mendapatkan perawat medis.
“Dia (korban) menerobos palang pintu, karena keadaan kereta sedang silang. Si Korban tidak tahu, padahal saya sudah memberi peringatan tapi tak dihiraukan,” kata penjaga pintu Kereta Stasiun Rangkasbitung, Rian kepada wartawan, Senin (20/09/2021). Awalnya, kata Rian posisi pintu kereta sudah tertutup karena akan ada kereta melintas baik dari arah Citeras ke Stasiun Rangkasbitung maupun sebaliknya. Tapi, korban tidak mengetahui bahwa akan ada kereta lagi dari arah Citeras. Kejadian yang sempat membuat pengendara kaget itu tidak bisa terhindarkan.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengamami luka parah sementara motor hancur total karena terseret hinggal 20 meter ke bawah kereta commuter line. Korban sudah dibawa ke RSUD Adjidarmo untuk mendapat perawatan medis,” katanya.
Baca Juga: Horor Rem Blong, Truk di Lebak Tabrak Palang Perlintasan Hingga Nyaris Terjun ke Jurang
Chandra Hidayatullah, warga Kampung Pasir BPM, mengatakan bahwa korban atas Azitajudin merupakan warga Kampung Muahara, Desa Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung “Kondisi masih sadar ketikan pas ketabrak itu. Cuma kodisi fisik dari rahang, tangan kanan dan kaki itu patah-patah,” katanya.
Chandra juga menambahkan untuk korban juga sempat terseret, hingga 10 meter sebelum tertolong warga. Saat ini, korban sudah di bawa ke RSUD Adjidarmo, untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut karena mengalami patah kaki dan tangan.(mulyana)
























