SATELITNEWS.ID, SERANG–Sebanyak 38 sekolah di Kabupaten Serang yang terdiri dari, 18 Sekolah Dasar (SD) dan 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP), belum melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Karena, kesiapan sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) masih perlu dimaksimalkan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi di link Dapodik, kesiapan sekolah untuk melaksanakan PTM baik SD atau SMP ada peningkatan.
Menurutnya, hal tersebut tentunya diharapkan menjadi bagian yang terus bisa memberikan bentuk keseriusan, bahwa sekolah benar-benar siap melaksanakan proses pembelajaran.
Kata Asep, berdasarkan data yang dimilikinya, sisa sekolah yang belum PTM saat ini untuk SD ada 18 sekolah dan SMP 20 sekolah. Artinya, kata dia, sekolah masih tetap terus memaksimalkan persiapan.
“Harapannya, sekolah benar-benar bisa segera (menyiapkan untuk PTM,red). Tapi itu bukan hanya dari sisi administrasi, melainkan dari pembuktian berbagai hal yang berkaitan pendukung atas prokes,” ujarnya.
Asep juga mengaku, sudah mengingatkan kepada seluruh guru dan kepala sekolah jika benar-benar siap melaksanakan PTM dengan prokes ketat, agar dilaksanakan. Namun jika tidak siap, maka kembali ke pembelajaran jarak jauh.
Baca Juga: Kunjungi DPRD Banten, Kapolda Berkomitmen Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi
“Dua-duanya legal, berdasarkan Inmendagri Nomor 42 ada dua kanal untuk bisa melakukan pembalajaran. Tapi intinya, ketegasan yang saya sampaikan ini bukan berarti larangan, lebih memotivasi agar sekolah siap secara maksimal,” tuturnya.
Disinggung mengenai penyebaran Covid-19 di kalangan anak sekolah selama PTM diberlakukan, kata Asep, sampai saat ini pihaknya tidak menerima laporan.
“Sekolah harus benar-benar memaksimalkan Prokes. Tapi yang saya khawatirkan, ketidakpatuhan pada saat anak menjelang masuk dan setelah keluar dari sekolah,” ujarnya. (sidik)

















