SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Pelaksana tugas (Plt) Camat Cibaliung, Subina, bergerak cepat menindaklanjuti dugaan oknum Sekdes di wilayahnya yang viral di Medsos, akibat dugaan pesta miras sambil karaoke.
Ia mengutus dan memerintahkan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi) Trantibum dan K3 Kecamatan, untuk meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan.
Hasil klarifikasinya kata dia, yang bersangkutan tidak merasa melakukan pesta miras. “Tadi sudah diklarifikasi oleh pak MP (Kasi Trantibum dan K3,red). Jadi itu ada tamu, yang bawanya itu (miras,red) tamu dua rekannya, karokean. Jadi dianya (Sekdes,red) tidak merasa dan tidak tahu diupload di Facebook,” kata Subina, saat dihubungi via telepon, Senin (27/9/2021).
Namun saat dipertanyakan apakah Plt Camat sudah melihat secara langsung video yang viral tersebut, diakuinya ia belum melihatnya. “Belum, saya belum lihat videonya,” tandasnya singkat.
Sementara, saat dikonfirmasi via chat WA, Kasi Trantibum dan K3 Kecamatan Cibaliung, Iwan Setiawan, langsung mengirimkan foto berkas atau surat laporan berita kejadian.
“Itu hasilnya,” kata Iwan, dalam pesan singkat WA ke wartawan.
Baca Juga: Mengaku Belum Tahu Persoalannya, Pjs Kades Benarkan Wajah Dalam Video Sekdesnya
Saat dipertegas sudah melihat video utuhnya, ia mengaku, belum melihatnya. “Belum, sudah dihapus katanya (oleh oknum Sekdes,red). Kalau ada tolong minta, biar ada perbandingan untuk kami di Pol PP, untuk bahan tindak lanjut,” tulisnya lagi, membalas pertanyaan wartawan.
Saat dipertanyakan apa dasar melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan. Katanya, sesuai perintah pimpinannya (Plt Camat Cibaliung).
“Perintah pimpinan, dengan adanya info kejadian tersebut. Itu surat bukti laporan saya pada pimpinan, keputusan tindak lanjut kewenangan pimpinan. Mungkin memberi perintah karena ada atasan langsungnya, Kepala Desa untuk memberi sanksi yang sesuai,” terangnya.
Diungkapkannya, yang bersangkutan sudah meminta maaf. “Secara pribadi, dia (Sekdes,red) sudah minta maaf, dan berjanji tidak mengulang lagi kejadian tersebut,” imbuhnya. (nipal)

















