SATELITNEWS.ID, LEBAK—Pilu nian kisah yang dialami Asbok (43). Warga Kampung Cikamunding 3, RT 01/ 03 Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak ini mengalami sakit parah tak bisa berobat ke fasilitas kesehatan lantaran keterbatasan biaya. Ia kini hanya bisa berbaring di rumah orangtuanya sambil menunggu dermawan yang ingin membantunya.
Asbok, pria yang kesehariannya seorang petani kebun ini tidak bisa berbuat banyak setelah penyakit yang menggerogoti tubuhnya dua tahun terakhir ini. Sebetulnya dia ingin berobat, tapi keluarganya tak mampu untuk membiayai jika harus ke fasilitas kesehatan yang petugas dan sarananya lengkap. Hal itu karena keterbatasan ekonomi.
Diperparahnya lagi, kini Asbok tinggal bersama orangtuanya karena sudah tak bersama istrinya lagi alias bercerai. Di rumah yang beralasan anyaman bambu serta material kayu yang sudah lapuk, dalam pengakuannya, ia malu jika harus tinggal bersama sang istri karena tak mampu membiayainya.
“Itu penyakitnya komplikasi, karena tidak punya uang keluarga miskin itu lebih memilih berdiam di rumah,” kata Relawan Cikamunding Barokah (RCB), Rusyadi kepada SatelitNews,Id, Kamis (30/09/2021).
Kata Rusyadi, Asbok ini pernah melakukan pengobatan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) namun diduga penyakit yang diderita pria duda tersebut sudah parah dan akan dirujuk ke Rumah Sakit (RS). Namun rujukan itu menjadi pertimbangan pihak keluarga, sebab orangtua Asbok yang kesehariannya hanya buruh serabutan dengan penghasilan yang tak seberapa.
“Sebenarnya Asbok ini memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Nah yang jadi persoalannya mungkin dana untuk tunggunya. Tadi kita juga sudah menjenguk keluarga yang kategori miskin ini, kita juga sedang mencarikan solusi agar Asbok ini segera mendapatkan medis agar penyakit yang dideritanya bisa segera sembuh,” kata Rusyadi.
Baca Juga: Kasus Pengeroyokan dan Penculikan Aktivis di Lebak Berakhir Damai
Setelah kondisi Asbok yang semakin hari semakin memprihatinkan, pihak keluarga berharap ada dermawan atau pemerintah membantu agar Asbok ini dapat segera dibawa ke rumah sakit. “Harapannya kepada pihak terkait serta dermawan agar dapat membantu agar Asbok dapat berobat ke rumah sakit,” harapnya.
Sementara orangtua Asbok, Mak Oriah mengaku tak bisa berbuat banyak untuk anaknya yang kini sedang sakit. Di usianya yang sudah renta, ia hanya bisa berharap ada dermawan yang mau membantu pengobatan anaknya tersebut. “Suami masih ada, tapi sudah renta. Jangankan untuk pengobatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kami tak mampu. Jadi kami berharap ada bantuan baik dari pemerintah maupun dari dermawan,” pungkasnya.(mulyana/made)
Keluarga Asbok (43) warga Cikamunding, Kecamatan Cilograng
























