SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, akan mendorong penggunaan pupuk organik hayati kepada para petani. Hal itu dikarenakan, saat ini pemerintah sudah mulai membatasi pendistribusian pupuk kimia.
Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, pupuk organik ini memiliki keunggulan yang bisa menambah kesuburan tanah. Karena mengandung bakteri, yang bisa mengurai tanah dan memberikan bahan bahan yang dibutuhkan oleh tanaman.
“Pupuk organik ini, kalau untuk skala petani kita bisa buat sendiri. Cuma kalau skala besar, perlu sentuhan teknologi. Tapi tidak serumit atau semahal pupuk kimia,” kata Zaldi, Kamis (14/10/2021).
Oleh karena itu, Zaldi mendorong para petani agar menggunakan pupuk organic, untuk tanamannya. Karena sekarang ini, pemerintah mulai membatasi penggunaan pupuk kimia untuk para petani.
Menurutnya, pemerintah trennya pupuk kimia ini untuk memenuhi kebutuhan industri pertanian. Sedangkan untuk subsidi, karena anggaran pemerintah semakin berkurang. Sehingga, nilai yang bisa disubsidi semakin kecil.
“Tapi kalau dijual ke free market, jauh lebih besar,” tandasnya.
Baca Juga: Polres Serang, Dinas Pertanian Dan Diskoumperindag, Cek Harga Beras di Pasar Tradisional
Namun kata Zaldi, agar semua petani dapat beralih ke pupuk hayati, perlu gencarnya penyuluhan dan petani melihat bukti bahwa dengan menggunakan pupuk hayati produktivitas meningkat.
“Kalau mau cara cepat (petani beralih ke pupuk hayati), ya tadi, hilangkan pupuk subsidi. Jadi nanti petani akan mencari pupul hayati yang lebih murah,” ujarnya.
Disinggung terkait produksi pertanian padi di Kabupaten Serang tahun 2021, kata Zaldi, sampai Desember diperkirakan mencapai 530 ton gabah.
“Kita ada surplus, setara beras 80.000 sampai 90.000 ton,” imbuhnya. (sidik)
























