SATELITNEWS.ID, SUKAMULYA—Seorang wanita berinisial E (60) diduga tak mampu menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap rumahnya karena sedang menderita patah kaki. Akibatnya, korban tewas dengan luka bakar serius di dalam rumahnya di Kampung Pabuaran, Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Jumat (29/10) malam.
Polisi menduga api bersumber dari obat nyamuk bakar dekat tempat tempat tidur korban. Komandan Regu Pemadam Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Margono Agus mengatakan, awal mula diketahui adanya kebakaran berdasarkan informasi dari salah satu saksi yang bernama Basiri, yang mendengar adanya teriakan tiga orang anak kecil yang berteriak, adanya kebakaran. Lanjutnya, mendengar adanya teriakan anak kecil, Basiri langsung mendobrak pintu pintu rumah E.
“Saat pintu terbuka, saksi melihat bahwa E sudah terbakar di atas kasurnya,” kata Margono kepada Satelit News, Minggu (31/10).
Margono mengatakan, melihat E terbakar di atas tempat tidurnya, Basiri langsung mengambil air menggunakan ember untuk memadamkan api yang membakar rumah E. Dia juga meminta tolong kepada warga setempat untuk memanggil tim pemadam kebakaran
“Tidak lama, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi,” katanya
Menurut Margono, api yang membumbung tinggi mulai bisa dipadamkan pukul 21.30 WIB. Namun wanita yang berinisial E tidak bisa diselamatkan, karena mengalami luka bakar yang cukup serius.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
“Korban mengalami luka bakar sekitar 75 persen, tangan kanan hangus, kepala sebelah kanan terbakar. Bagian telapak kaki hinggal pangkal paha terbakar tinggal tulang,” katanya.
Margono mengungkapkan, berdasarkan informasi dari tetangganya, bahwa E ini sedang sakit patah kaki, sehingga tidak bisa bergerak untuk menyelamatkan diri ketika terjadi kebakaran.
Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menambahkan, bahwa diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan sendiri oleh korban. Kemudian diletakan didekat kasur yang berbahan kapuk.
“Diduga obat nyamuk bakar tersebut membakar kasur dan kelambu, dan posisinya korban sedang tidur diatas kasur,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























