SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Tangerang di 2021 mengalami kenaikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), TPT di Kota Tangerang 2021 sebesar 9,07 persen dari total keseluruhan angkatan kerja di Kota Tangerang.
Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo menyebut angka tersebut naik 0,44 persen bila dibandingkan pada 2020 lalu yakni 8,63 persen. Persentase itu setara dengan 103.537 TPT 2021 dan 97.344 di 2020. Hitungan ini berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS pada Agustus lalu.
“Angka TPT sebesar 9,07 persen tersebut mendudukan Kota Tangerang di urutan 4 terbesar (jumlah pengangguran) se-Provinsi Banten,” ujarnya kepada SatelitNews.Id, Selasa, (9/11/2021).
Muladi menjelaskan kenaikan 0,44 persen ini tidak sedalam TPT 2019-2020 yang sebesar 1,49 persen. Hal ini menurut dia menunjukkan tren positif lantaran angka kenaikan TPT perlahan menurun. “Yang berarti kita bisa berharap bahwa angka pengangguran Kota Tangerang mulai menunjukkan tren yang positif menuju arah pemulihan ekonomi,” katanya.
Muladi mengatakan kenaikan TPT ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Juli-Agustus. Dimana sektor industri manufaktur terdampak.
“Sektor industri manufaktur yang merupakan sektor penopang utama di Kota Tangerang merupakan sektor yang terdampak, yakni AK nya menurun dari 300.118 di 2020 menjadi 290.496 di tahun 2021,” katanya.
Baca Juga: BPS Luruskan 6 Salah Paham Tentang Desil, Jangan Sampai Keliru
Sedangkan, TPT di Provinsi Banten hingga 2021 ini tercatat 8,98 persen dari total keseluruhan di Indonesia. Jumlah itu menurun bila dibandingkan pada 2020 lalu yakni 10,64 persen. Hal ini membuat Banten menduduki peringkat 3 dengan TPT tertinggi di Indonesia. (irfan)
























