SATELITNEWS.ID, LEBAK—Gempa bumi melanda Kabupaten Lebak, Rabu (10/11/2021) sekitar pukul 09.50 WIB. Gempa dengan bermagnitudo 5.0 dengan Koordinat 7.65 LS, 105.85 BT berpusat di laut 90 km barat daya Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam dan kedalaman 10 Kilomter. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak menyebut gempa tidak berpotensi Tsunami.
Gempa bumi yang terjadi pagi hari ini, getarannya tidak terlalu dirasakan oleh masyarakat. Kendati demikian, Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada.
“Besarannya (gempa) itu magnitudi 5.0 ada di kedalaman 10 km yang berpusat di 90 Km barat daya Muara Binuangeun. Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) itu tidak berpotensi tsunami,” kata Febby.
Untuk saat ini, berdasarkan hasil koordinasi dengan relawan BPBD maupun pemerintah kecamatan yang berada di Lebak Selatan tidak ada kerusakan akibat peristiwa tersebut.
“Kita terus melakukan koordinasi, jika gempa sudah terasa IV MMI kita minta masyarakat untuk segera melakukan evakuasi ke tempat aman dan mengikuti jalur evakuasi yang sudah dipasang. Dan menjauhi pantai jika gempa besar,” terang Febby.
Febby pun meminta kepada masyarakat untuk menghindari informasi yang bersifat hoaks. Lebih baiknya ditanyakan terlebih dahulu kepada intansi pemerintah yang ada di wilayah masing-masing atau langsung membuka https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-dirasakan.bmkg
Baca Juga: El Nino Mengancam, Polres Lebak Siapkan Sumur Bor
“Percaya pada informasi yg disampaikan oleh instansi terkait (BMKG, BNPB/BPBD) jangan percaya hoaks jika ada yang prediksi waktu dan lokasi kejadian gempa berikutnya,” tandasnya. Relawan BPBD Kecamatan Wanasalam Nurman mengatakan, untuk saat ini pihaknya terus melakukan pengecekan dan koordinasi dengan muspika atau perangkat kecamatan hingga tingkat desa.
“Untuk saat ini semua masih aman dan terkendali. Dampak gempa ini tidak menimbulkan kerusakan atau pun kepanikan warga. Ya warga untuk saat ini masih beraktifitas seperti biasa,” pungkasnya.(mulyana)
























