SATELITNEWS.ID, SERANG–Sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Serang, capain vaksinasinya masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah, karena masyarakat merasa Covid-19 sudah landai, sehingga merasa aman.
Asisten Daerah (Asda) I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Nanang Supriatna mengatakan, bagi 11 kecamatan yang capaian vaksinasinya masih rendah, tetapi targetnya tinggi.
Ada potensi dibantu oleh Pemkab Serang, kecamatan yang bersangkutan maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah diperintah oleh Bupati Serang, untuk membantu para camat di lapangan.
“Mudah-mudahan di 15 hari sisa terakhir bulan Desember, bisa tercapai sesuai target yang kita capai yakni 70 persen, untuk mengantisipasi dengan menciptakan herd immunity,” kata Nanang, Jumat (17/12/2021).
Kata Nanang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan melakukan pelayanan vaksinasi dengan jemput bola. “Ini perintah ibu Bupati, dalam rangka tindak lanjut dari rapat kemarin-kemarin, dalam rangka peningkatan akselerasi capaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi menambahkan, 11 kecamatan itu antara lain, Kecamatan Kramatwatu, Padarincang, Cikeusal, Cikande, Ciruas, Kragilan, Baros, Petir, Kibin, Cinangka, dan Kecamatan Bojonegara.
Baca Juga: Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6
Namun kata Agus, berdasarkan hasil pelacakan terhadap masyarakat sudah cukup banyak yang divaksin. Jadi data rill, berbeda dengan data elektronik yang disampaikannya.
“Kami juga kesulitan mencari sasaran yang belum divaksin, karena masyarakat sudah divaksin di beberapa tempat, yang dilakukan oleh lembaga lain yakni, TNI dan Polri. Ada juga di kampung, dimana masyarakat masih menolak. Karena informasi kekhawatiran untuk divaksin,” ujar Agus.
Agus menyebutkan, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), terhitung Rabu, 15 Desember 2021, masyarakat yang ber KTP Kabupaten Serang sekitar 59,25 persen untuk dosis pertama, dosis kedua 36,49 persen.
“Itu berdasarkan data per KTP dan NIK Kabupaten Serang,” tutur Agus. (sidik)
