SATELITNEWS.ID, SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang akan melakukan sosialisasi kembali, soal rencana pembangunan TPSA Bojong Menteng, di Kecamatan Tunjung Teja. Karena belakangan masih adanya penolakan.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, rencana pembangunan TPSA Bojong Menteng ini memang belum ada pembahasan lagi. Setelah muncul ada penolakan.
Namun kata Tatu sekarang setelah ada tol pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat apakah diperboleh untuk pembangunan TPSA atau tidak.”Tapi memang di Kabupaten Serang dengan luas 29 kecamatan dihitung untuk satu titik pengolahan sampah akan tinggi di transportasinya,” ujarnya kemarin.
Menurutnya, pengelolaan sampah akan lebih efisien jika ada beberapa tempat atau perzona. Sehingga pengangkutan sampah lebih dekat.
“Salah satunya mudah mudahan masyarajat bisa menerima untuk Bojong Menteng dan sekitarnya,” tuturnya.
Tatu mengungkapkan untuk pengelolaan sampah perzonasi ini di tahun 2020 seharusnya di 2020 sudah menganggar untuk pengadaan dua mesin, namun anggarannya terkena refocusing untuk penanganan covid-19. Kemudian di tahun 2021 juga kondisi anggaran belum stabil.
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
“Mungkin di 2023 kita lihat lagi anggarannya, karena sampai 2022 anggaran belum stabil,” tuturnya.
Tatu mengungkapkan, persoalan sampah ini tidak bisa dibiarkan. Sebab semakin bertambahnya masyarakat tentunya akan menambah juga produksi sampah.(sidik)
























